Agresi dan Blokade Koalisi Saudi Makin Brutal, 85 % Rumah Sakit Yaman Tutup

medis-yaman

VOA-ISLAMNEWS.COM, YAMAN – Kementerian Kesehatan Yaman mengungkapkan bahwa 85 % dari rumah sakit yang dimiliki Yaman akan ditutup, disebabkan  perang yang berlangsung terus menerus dan blokade yang diberlakukan koalisi pimpinan Saudi, tidak kunjung berakhir di tengah kemungkinan akan terjadinya bencana besar di bidang kesehatan di negara miskin ini. (Baca: Perang Yaman Akibat Tamak Kekuasaan Putra Mahkota Saudi ‘Muhammad bin Salman’)

Wakil Menteri Kesehatan Yaman mengatakan kepada bagian pengobatan medis Dr Nasser Alargele dalam konferensi pers pada Rabu pagi (23/11) di Rumah Sakit Republik di Sana’a, bahwa keadaan badan kesehatan di Yaman sangatlah menyedihkan dan memprihatinkan. Ia juga menegaskan bahwa badan kesehatan yang terkena serangan dan terkena dampak peperangan mencapai 412 badan kesehatan, termasuk 232 unit kesehatan dan 61 unit mobil ambulans, selain itu koalisi Saudi juga telah menghancurkan dua pabrik pembuatan oksigen. (Baca: Pelayanan Medis di Yaman Terancam Lumpuh Total)

Alargele juga mengatakan bahwa sekitar 3.000 tenaga medis spesialis asing telah meninggalkan Yaman akibat agresi yang terus berlangsung di negara ini, dan ini menjadi tugas dan tantangan tersendiri bagi kementerian Yaman untuk mengisi kekosongan yang telah ditainggalkan oleh staf asing, seperti dilansir oleh kantor berita almayadeen (23/11).

Sementara itu, direktur Rumah Sakit Republik di Sana’a, Dr Nasser al-Qudsi al-Alim dan organisasi kemanusiaan menyerukan kerja sama secepatnya untuk menghentikan agresi dan mengakhiri blokade Yaman serta melakukan penyelamatan dan pemberian bantuan pada rakyat Yaman. (Baca: Rapat Akbar Para Ulama Yaman Bangkit Hadapi Kekejaman Agresi Saudi)

Ia juga menyatakan bahwa badan kesehatan Yaman berada di ambang bencana kesehatan dan kemanusiaan. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment