Akun Facebook Arik S.Wartono Dilaporkan ke Polisi Lantaran Hina Ulama NU dan GP Ansor

banser-gresik

VOA-ISLAMNEWS.COM, GRESIK – Beberapa hari ini memang banyak berseliweran kata-kata yang tidak pantas di media sosial, dari menghina Gus Mus hingga Mbah Moen. Baru-batru ini Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik juga berencana akan melaporkan akun facebook Arik S. Wartono, pemilik ‘Daun Mini Galeri’ ke polisi Gresik. Akun ini dinilai GP Ansor Gresik menistakan NU, Ansor, Gus Dur dan Gus Mus. (Baca: Pandu Wijaya Hina Gus Mus “Bid’ah Ndasmu”)

“Kami sudah tidak dapat bersabar lagi. Karena Arik Wartono pemilik akun Arik S. Wartono sudah sejak lama dalam statusnya menistakan kami secara organisasi, baik NU, Ansor dan bahkan Gus Dur maupun Gus Mus ikut di-bully. Kami akan laporkan ke Polres,” ujar Agus Junaidi, Ketua PC GP Ansor Gresik, Minggu (27/11/2016).

Agus menambahkan, sejak lama Arik Wartono menistakan Ansor dengan Banser melalui statusnya. Namun, saat itu pihaknya berupaya melakukan pendekatan dengan diajak berdialog, namun Arik selalu menghindar.

“Sekarang saat peristiwa Ahok, lagi-lagi status facebook-nya menistakan PBNU, juga NU. Bahkan, Gus Dur dalam statusnya disebut memecah belah umat Islam. Satu lagi menyebut Gus Dur dan Gus Mus setan juga munafik. Bahkan, NU disebut watak munafik gerombolan,” tambahnya. (Baca: Desmond Dituding Lecehkan Islam dan Nabi, Kenapa MUI Bergeming?)

Atas dasar itulah, kemarin (26/11/2016), puluhan anggota Ansor bersama kader intinya Banser mendatangi rumah Arik Wartono di Perumahan Banjarsari Asri VI/28 Cerme. Namun, yang bersangkutan tidak berada di rumah.

“Tadi pagi Pak Arik ada di rumah, tetapi sekitar pukul 09.00 WIB keluar. Orangnya kalau pulang malam dan pagi sudah keluar,” ujar Ida (41) selaku Ketua RT 9 RW 1 Perum Banjarsari, Cerme, Gresik. (Baca: ‘Taruna Kiswotomo’ Lakukan Makar dan Serukan Kudeta Hingga Lecehkan Jokowi, TNI, POLRI, NU)

Sedeangkan Ketua RW 1 Susilo kepada anggota Ansor berjanji memfasilitasi pertemuan dengan Arik Wartono. Hanya saja, hal itu dapat dilakukan, bila pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Arik Wartono. Sebab, pihaknya tidak ingin ada hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami siap untuk memfasilitasi. Namun, kami komunikasi dengan Pak Arik Wartono,” tandasnya.  (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment