Alasan Patroli Rutin, Swiss Akui Pengejaran Jet Tempurnya terhadap Pesawat Rusia

1153046-e1479606606518.jpg

Daniel Reist

Minggu, 20 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, BERN – Daniel Reist juru bicara tentara Swiss membenarkan pada hari Sabtu kemarin bahwa Jet tempur Angkatan Udaranya telah mengikuti pesawat kepresidenan Putin yang membawa rombongan wartawan, tetapi menyatakan bahwa hal itu adalah bagian dari prosedur rutin yang diperlukan untuk pertahanan terhadap ruang udara Swiss.

“Sering terjadi bahwa jet F / A-18 mengawal pesawat pemerintah ketika mereka terbang melalui ruang udara Swiss sebagai bagian pekerjaan kami untuk mengontrol ruang udara,” kata Reist sebagaimana dikutip TASS, Minggu (20/11). (Baca juga:Pesawat Kepresidenan Putin Dikejar Tiga Jet Tempur Swiss Saat Menuju Peru; VIDEO)

Kontrol ini dilakukan agak sering,tidak memandang pesawat itu milik negara mana. Secara khusus, Swiss mengontrol pesawat yang telah resmi memberitahu tentang penerbangan mereka. Hal ini diperlukan untuk identifikasi nomor pendaftaran mereka, katanya. Setiap tahun, Angkatan Udara Swiss melakukan 300-400 pemeriksaan berkaitan dengan pesawat udara asing.

Sementara itu, kedutaan Rusia untuk Swiss belum menerima penjelasan dari Departemen Luar Negeri Federal (FDFA) negara itu atas catatan yang telah dikirim Rusia sebelumnya, mengungkapkan kebingungan terhadap pendekatan jet tempur Swiss Air terhadap pesawat dari Grup Khusus Penerbangan Rusia (Rossiya Special Flight Group).

“Jawabannya belum belum diterima,” kata layanan pers kedutaan kepada TASS.

Pada 18 November, sebuah pesawat dari Khusus Grup Penerbangan Rusia menuju ke ibukota Peru untuk KTT APEC. Jet tempur Angkatan Udara Swiss kemudian mencegat dan mengawal pesawat itu sampai keluar perbatasan dengan Perancis. Penumpang psawat tersebut adalah anggota delegasi dan wartawan Presiden Vladimir Putin. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment