Analis: Turki Serang Irak dan Suriah untuk Tutupi Masalah Domestik

erdogan

Kamis, 3 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, ANKARA – Seorang analis terkemuka Suriah menggarisbawahi bahwa Turki sedang mencoba untuk menggagalkan perhatian dan menutupi sumber masalah internal negaranya dengan melakukan intervensi militer di Irak dan Suriah.

“Apa yang Turki lakukan di Suriah dan Irak bisa sangat berisiko,” ungkap Kolonel Reza Shariqi kepada FNA pada hari Rabu (02/11). (Baca juga:Suriah-Kurdi Bersatu Hadapi Turki yang Ingin Kuasai Aleppo dan Mosul)

“Turki berusaha untuk mengekspor masalah internal keluar perbatasannya dengan menyalahgunakan kondisi yang terjadi di Irak dan Suriah,” tambahnya.

Mencatat bahwa tindakan Ankara tidak akan mengubah situasi di lapangan, Shariqi mengatakan sekutu Damaskus tidak akan mengizinkan pihak asing untuk campur tangan di Suriah dan menghancurkannya. (Baca juga:Turki Abaikan Peringatan Irak, Ikut Gabung Pertempuran di Mosul)

Pernyataan itu disampaikannya setelah harian Lebanon menulis pada hari Selasa bahwa Turki, yang didukung oleh AS, terus memperluas pendudukan di utara Suriah dalam kerangka operasi Perisai Efrat, mengungkap bahwa Ankara menyiapkan sebuah pangkalan militer di wilayah tersebut.

Menurut surat kabar al-Safir, Turki menerapkan skenario yang dimainkan saat ini di Bashiqa Irak di sebuah desa di utara Aleppo.

Gerakan mencurigakan unit tertentu tentara Turki di dekat desa al-Zareh di bagian selatan kota al-Rae’i (dekat perbatasan Suriah-Turki) menunjukkan bahwa Ankara serius berusaha mendirikan sebuah pangkalan militer di Suriah Utara.

Menurut surat kabar tersebut, tujuan dari gerakan tersebut adalah menyiapkan sebuah pangkalan militer, pangkalan udara atau kamp oleh tentara Turki dengan dalih operasi Perisai Efrat.(VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment