Anggota Parlemen Belanda Tolak Jabat Tangan Netanyahu : VIDEO

netanyahu-ditolak

Kamis, 6 September 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, DEN HAAG – Benjamin Netanyahu dihadapkan dengan pertemuan yang kemudian membuatnya merasa canggung kemarin di hari Rabu (07/09), ketika seorang anggota parlemen Muslim Belanda menolak untuk menjabat tangannya. Sebaliknya, Tunahan Kuzu, anggota Parlemen itu justru menunjuk pada pin berbentuk bendera Palestina di bajunya.

Sebuah video yang menunjukkan Netanyahu bertemu-dan-menyapa para anggota parlemen Belanda mmperlihatkan Kuzu menunjuk pin kemudian meletakkan tangannya di belakang punggung ketika Netanyahu mendekati dan hendak menyalaminya. Netanyahu yang terkihat canggung kemudian seperti ditenangkan seorang wanita yang mempersilahkannya menyalami yang lain.

Kuzu, 35 tahun, lahir di Istanbul dan merupakan anggota dari partai pro-imigran DENK, atau THINK, yang melindungi para imigran di Belanda.

Kuzu, yang merupakan pendukung vokal hak-hak Palestina, membela tindakannya itu di Facebook, dengan menyebut “karpet merah digulirkan” untuk Netanyahu sementara pertumpahan darah di Gaza sudah dilupakan. Ucapannya ini mengacu pada perang Israel di Jalur Gaza dua tahun lalu.

“Sementara jalan-jalan Gaza memerah oleh darah yang memercik dari pembuluh darah anak-anak pada musim panas 2014, karpet merah dibentangkan di sini,” tulis Kuzu sebagaimana dikutip Russia Today, Rabu (07/9).

“Hal itu tidak layak mendapat jabat tangan, tapi referensi ke #FreePalestine,” tambahnya. Aksi Kuzu telah menuai pujian dari para pengguna Twitter.(VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment