Antisipasi Kudeta Susulan, Turki Rayakan Hari Kemerdekaan Tanpa Parade Militer

Hari-kemerdekaan-Turki

VOA-ISLAMNEWS.COM, ANKARA – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Turki merayakan hari raya kemerdekaannya yang dianggap hari nasional terpenting tanpa festival parade militer dan pesawat tempur.

Perayaan militer yang ditampilkan hanya berupa gerak jalan para tentara diiringi dengan alunan music marching band.

Otoritas Turki memutuskan  pembatalan tradisi parade militer setelah upaya kudeta yang gagal terjadi pada malam 15-16 juli lalu, dengan dalil untuk menjamin keamanan warga negara dan atas latar belakang tindakan keras para pendukung oposisi sang pengkhotbah Fateh gullen, sebagaimana telah dibatalkan juga parade militer angkatan udara karena Ankara mengatakan bahwa sebagian besar anggotanya berasal dari unsure unsur nya.

Dan seperti biasanya, pada selasa pagi Presiden Turki Recep Thayyib Erdogan bersama pejabat pemerintahannya berziarah ke makam Mustafa Kamal Atatruk yang terletak di pusat kota dan meletakkan karangan bunga.

Festival perayaan kemenangan di Turki dirayakan untuk memperingati kemengan pasukan Turki yang dipimpin Atatruk yang berperang melawan penjajah pada perang kemerdekaan (1919-1923) dan dideklarasikan oleh Republik Turki setelah pengusiran Inggris, Itali, Perancis dan Yunani serta pasukan Armenia yang merambah ke wilayah Turki.

Parade militer pertama kali diadakan untuk menandai kemenangan pasukan Turki pada tanggal 30 agustus 1924. (VOAI]

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment