Arie Sujito: Ada Blok Elite Politik yang Berusaha Lemahkan Pemerintahan Jokowi-JK

pengaat-ugm

VOA-ISLAMNEWS.COM, JAKARTA – Arie Sujito, seorang pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menilai, sekarang ini jelas terlihat ada blok elite politik tertentu yang berusaha untuk memanfaatkan kasus dugaan penistaan agama untuk kepentingan kelompoknya. (Baca: Aksi Demo 4 November Angin Segar Bagi Jihadis dan Kaum Radikal)

Menurut Arie, blok elite politik tersebut berusaha untuk melemahkan kekuasaan Pemerintahan Jokowi-JK karena merasa terganggu dengan berbagai kebijakan, seperti pemberantasan korupsi dan pungutan liar.

“Ada ancaman sistematis dari kelompok yang sebelumnya diuntungkan saat pemerintahan otoriter. Mereka terganggu dengan upaya pemerintah saat ini dalam pemberantasan korupsi dan pungutan liar,” ujar Arie dalam diskusi di Jakarta, pada hari Selasa (15/11/2016).

Arie menjelaskan, pasca-reformasi 1998, banyak kelompok yang memanfaatkan isu-isu sensitif di masyarakat untuk kepentingan politiknya.

Kelompok tersebut, kata Arie, berupaya menyulut konflik melalui politik identitas dan tidak segan untuk menjadikan agama sebagai komoditas politik. (Baca: Jokowi: Aksi Demo 4 November Ditunggangi Oleh Aktor Politik)

Kelompok ini awalnya merasa nyaman pada masa Orde Baru, kemudian merasa terganggu dengan perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pemerintahan pasca-reformasi.

“Tentunya kelompok itu tidak ingin terganggu dengan kebijakan pemerintah saat ini,” tutur Arie.

“Mereka kelompok yang anti-demokrasi, merasa nyaman, kemudian terganggu dengan langkah Jokowi dengan memanfaatkan kerentanan di masyarakat. Isu-isu identitas digunakan di level elite, imbasnya juga akan ke masyarakat,” ucapnya. (Baca: Aksi Demo 4 November Usaha Bangkitkan Indonesia Spring)

Namun, Arie tidak menjelaskan lebih detail mengenai siapa atau kelompok apa yang dimaksud. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment