Assad; Kebijakan Pemerintah AS Bertentangan Dengan Kepentingan Rakyatnya

assad1

VOA-ISLAMNEWS.COM, SURIAH – Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan kebijakan Amerika Serikat kontras dengan kepentingan rakyat Amerika dan dunia secara keseluruhan.

Assad membuat pernyataan dalam pertemuan dengan perwakilan dari Dewan Perdamaian AS, organisasi internasional Dewan Perdamaian Dunia, cabang Amerika, pada hari Kamis, SANA melaporkan.

“Kebijakan AS di jalur tabrakan dengan kepentingan warga AS dan masyarakat dunia,” kata Assad.

“Peran Amerika Serikat sebagai negara adidaya dinyatakan harus positif dan berdasarkan pada pengembangan pengetahuan, ilmu pengetahuan dan teknologi bukan kekacauan dan kehancuran,” katanya.

Washington dan beberapa sekutu internasionalnya telah memberikan dukungan keuangan dan militer dengan murah hati kepada para militan yang telah memerangi pemerintah Suriah sejak 2011. militansi yang didukung asing telah menelan ribuan nyawa.

Sebuah koalisi pimpinan AS pengelompokan puluhan negara telah membombardir Suriah sejak September 2014 tanpa otorisasi dari Damaskus atau PBB. Koalisi dimaksudkan untuk menargetkan posisi ISIS. Namun, bukannya menyusut justru daerah yang dikendalikan ISIS semakin meluas.

Dalam sebuah pernyataan kepada wartawan, Henry Lowendorf, yang memimpin delegasi Amerika yang mengunjungi Suriah, mengatakan kelompok itu mengadakan pembicaraan “konstruktif” dengan Assad.

“Kami mendapat kehormatan untuk bertemu dengan Presiden al-Assad. Dia langsung dan ingin kita untuk menjadi begitu. Kami berhubungan dengan dia, dan apa yang kita lihat ia memberikan jawaban yang rasional, akurat dan bijaksana atas semua pertanyaan kami … Dia memberi kita kesan dengan wawasannya yang tidak hanya tentang situasi di Suriah tetapi juga tentang kekuatan dunia,” tambahnya.

Awal pekan ini, Assad mengatakan kepada delegasi anggota parlemen Yunani bahwa negara-negara Barat mulai mendukung militan anti-Damaskus karena mereka tidak tahan melihat negara Arab eksis dan independen.

Meskipun banyak negara-negara Barat telah mendukung gerilyawan anti-Damaskus, beberapa dari mereka telah menyadari pentingnya laga Damaskus ‘melawan terorisme, mengirimkan delegasi ke Damaskus dan menyuarakan keinginan diam-diam untuk memulihkan hubungan dengan pemerintah Bashar Assad. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment