Aturan FIFA Bertentangan Dengan Aturan Sepak Bola Ala Syariat Teroris ISIS

Red-card

Senin, 5 September 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, SURIAH – Kelompok ekstrimis ISIS melarang wasit dalam permainan sepakbola di daerah-daerah kekuasaannya di Suriah, dengan pertimbangan bahwasanya penerapan aturan FIFA bertentangan dengan hukum ISIS.

Surat Kabar Independen mengutip dari Badan Observasi Suriah untuk Hak Asasi Manusia bahwasannya pengadilan yang berada di bawah kelompok militan ISIS melarang aturan-aturan (UU) perwasitan sepak bola, dengan merujuk bahwa “pemain yang cedera dalam permainan dapat meminta kompensasi dari lawan-lawan mereka atau atau melakukan pembalasan”. Sebagaimana aturan yang berlaku dapat diganti dengan aturan yang lain dengan menyertakan “ganti rugi” dalam hukum-hukum Syariat ala ISIS tersebut. (Baca: SADIS.. Teroris ISIS Hukum Para Wanita Suriah Bak Binatang)

Para penggemar sepak bola yang berada di berbagai daerah seperti di Deir ez-Zor yang dikuasai ISIS, ketika mereka ingin bermain sepak bola maka mereka tidak merujuk pada aturan FIFA dan tidak menerapkan aturannya. Jika aturan-aturan ISIS yang ekstrim ini tidak diterapkan, maka mereka dilarang bermain sepak bola, hal ini sesuai dengan yang dikatakan oleh salah satu pemain sepak bola di salah satu daerah yang dikuasai ISIS. (Baca: Anggota ISIS Tak Paham Ajaran Islam)

Organisasi ISIS membuat larangan ini dengan alasan bahwa para wasit tidak menghakimi permainan sesuai dengan hukum Allah, sebagaimana mereka juga melanggar syariat dan sunnah. Seorang pemain sepak bola mengatakan kepada Badan Observasi Hak Asasi Manusia bahwa mereka beruntung karena permainan mereka berjalan tidak menggunakan aturan FIFA, jika tidak demikian maka kelompok ISIS akan benar-benar melarang mereka bermain selamanya, bukan hanya melarang wasit. Selain itu, penguasa-penguasa ISIS juga mengeluarkan aturan-aturan lain seperti larangan merokok, penggunaan parabola, menari dan menonton saluran TV asing serta penggunaan koneksi internet pribadi. (Baca: Sebut ISIS Sebagai Teroris, Si Kembar Asal Saudi Bantai Keluarganya)

Dan siapapun yang melanggar aturan-aturan ini maka ia akan mendapatkan hukuman seperti dicambuk, ditembak, dipenggal ataupun dibakar. (VOAI)
Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment