Bashar Assad Gelar Pertemuan dengan Wartawan dan Analis Politik Negara-Negara Barat

bashar-assad-suriah

VOA-ISLAMNEWS.COM, SURIAH – Presiden Suriah, Bashar Assad menemui sejumlah wartawan Amerika dan Inggris dan para analis politik di Damaskus, Suriah. (Baca: Bashar Assad Bongkar Kisah Anak di Kursi Orange “Omran Daqneesh”)

Dalam pertemuan tersebut, presiden Assad mengatakan kepada mereka bahwa dirinya akan tetap berkuasa di Suriah hingga setidaknya sampai 2021, yakni saat berakhirnya periode ketiga kekuasaannya dengan masa jabatan 7 tahun, ungkap surat kabar milik AS “The New York Times”, seperti dilansir Arabic.SputnikNews (02/11).

Selama pertemuan ini disebutkan bahwa presiden Bashar Assad membantah adanya perubahan politik di negaranya sebelum kemenangannya dalam perang yang sedang berlangsung di negaranya, ia juga membantah adanya kepentingan pribadi dari perang yang sedang berkecamuk di negaranya, selain itu Assad juga menyalahkan AS serta para militan ekstrimis atas perang yang berkobar di Suriah. (Baca: Perubahan Turki dan Jaminan Rusia Terhadap Bashar Assad)

Assad menyatakan keyakinannya bahwa pasukan pemerintah akan merebut kembali kontrol seluruh wilayah di negaranya.

Surat kabar AS mengutip dari presiden Assad dengan menunjuk sikap AS yang selalu menebar propaganda dengan memburukkan dirinya, menurutnya AS selalu menebar propaganda dengan seolah menggambarkan bahwa “Saya adalah contoh presiden yang buruk, orang jahat yang membunuh orang-orang baik”. Ia juga mengatakan, “kalian mengetahui dengan jelas alur peperangan ini, dan alasan sebenarnya dari ini semua adalah untuk menggulingkan pemerintahan Suriah, karena pemerintahan ini tidak sejalan dengan kehendak dan kepentingan AS”. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment