Beberapa Pejabat Tinggi Saudi Diam-diam Temui Perdana Menteri Israel

bin-salman-temui-netanyahu-e1476647849438.jpg

Senin, 17 Oktober 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, RIYADH – Sebuah harian Palestina melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Saudi dan Wakil Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah memulai pembicaraan telepon setelah sebelumnya mengadakan dua kali pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Mohammad bin Salman, menteri pertahanan dan wakil putra mahkota Arab Saudi, mengadakan pembicaraan telepon dengan Benjamin Netanyahu, perdana menteri Israel, Kamis lalu,” al-Manar melaporkan pada hari Sabtu(15/10).

“Bin Salman juga telah mengadakan pertemuan dengan Netanyahu dua kali, salah satunya adalah di kota Eilat (di Israel),” tambahnya.

Menurut al-Manar, Bin Salman dan Netanyahu membahas hubungan antara Riyadh dan Tel Aviv, situasi di Suriah dan Lebanon, koordinasi keamanan antara kedua belah pihak dan pembelian senjata Riyadh dari Tel Aviv untuk melanjutkan dukungan kepada kelompok-kelompok teroris di Suriah dan serangan melawan Yaman dalam pembicaraan telepon mereka.

Netanyahu dan bin Salman juga sepakat untuk menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk mengadakan pertemuan Saudi-Israel tingkat tinggi dalam waktu dekat, kata harian Palestina.

Beberapa media regional sebelumnya telah mengungkap pada bulan Juli bahwa seorang pensiunan jenderal yang terhubung dalam militer Saudi telah melakukan perjalanan ke Israel, dimana hal ini adalah indikasi terbaru dari ikatan yang berkembang antara Tel Aviv dan Riyadh yang telah menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut media-media tersebut, Anwar Eshki melakukan kunjungan pada bulan Juli, untuk mengadakan pertemuan dengan kementerian luar negeri direktur umum Israel Dore Gold Yoav Mordechai dan sejumlah anggota Knesset.

Media lokal di Israel menyebut kunjungan itu “salah satu yang sangat tidak biasa,” karena Eshki tidak bisa melakukan perjalanan ke Israel tanpa persetujuan dari pemerintah Saudi.

Eshki dan Gold sebelumnya juga sudah membuat gempar pada bulan Juni 2015 ketika mereka mengadakan acara bersama yang dipublikasikan di Washington, setelah bertemu beberapa kali secara pribadi selama tahun sebelumnya.

Gold hadir dalam acara tersebut beberapa hari sebelum mewakili peran direktur jenderal kementerian luar negeri Israel.

Legislator Israel Esawi Freige, yang mengorganisir pertemuan Eshki dengan sesama anggota Knessetnya itu mengatakan bahwa pertemuan itu adalah langkah “Saudi ingin membuka hubungan dengan Israel”.

“Ini merupakan langkah strategis bagi mereka. Mereka mengatakan mereka ingin melanjutkan apa yang mantan Presiden Mesir Anwar Sadat mulai. Mereka ingin lebih dekat dengan Israel. Hal ini jelas terlihat,” kata Fregie. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment