Bentrok Antar-Teroris, Jabhat al-Nushra Eksekusi 6 Militan FSA di Selatan Suriah

13950823000449_test_photoi.jpg

Senin, 14 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, QUNEITRA – Kelompok teroris Fatah al-Sham (sebelumnya bernama Jabhat al-Nushra) mengeksekusi enam anggota kelompok teroris yang berafiliasi dengan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) di provinsi selatan dari Quneitra atas tuduhan bekerjasama dengan ISIS.

Dengan eksekusi enam anggota FSA, perbedaan antara Fatah al-Sham dan kelompok teroris Takfiri lainnya di Selatan Suriah memasuki babak baru.

Menyusul perbedaan antara kelompok-kelompok teroris, Fatah al-Sham membunuh enam militan dari daerah Ba’ar Ajam di Quneitra.

Fatah al-Sham mengeksekusi enam militan ini tanpa mengumumkan tuduhan mereka, namun informasi mengatakan bahwa militan yang tewas adalah anggota front al-Janoubiyeh yang berafiliasi dengan FSA. Front Al-Janoubiyeh dikabarkan telah bergabung dengan ISIS.

Berdasarkan sumber media yang berafiliasi dengan teroris, setelah Fatah al-Sham menyerahkan tubuh para militan kepada keluarga mereka, situasi keamanan menjadi tegang di dua kota yang penghuninya adalah anggota keluarga dari kelompok-klompok teror tersebut.

Para militan yang dikerahkan di wilayah itu mengintensifkan langkah-langkah keamanan di dua kota untuk mencegah penyebaran kerusuhan dan ketegangan.

Pada akhir Oktober, di bagian dari kamp pengungsi Palestina Yarmouk di bagian Barat Daya ibukota terjadi bentrokan sengit antara ISIS dan Fatah al-Sham.

“Bentrokan sengit berlangsung di daerah yang berada di bawah kendali Fatah al-Sham,” ungkap sumber informasi sebagaimana dikutip FNA, “ISIS sedang mencoba untuk menguasai daerah ini.” (voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment