Buktikan Siapa yang Serius Perangi Teroris, Rusia Tantang Amerika ke Suriah

menlu-rusia

VOA-ISLAMNEWS.COM, RUSIA – Duta besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB Samantha Power pada pertemuan darurat Dewan Keamanan (DK) PBB, menyatakan, Rusia harusnya “malu” untuk “aksi” menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB setelah bom koalisi menewaskan 65 pasukan Angkatan Darat Suriah.

Menanggapi hal itu, Zakharova malah mengolok-olok pernyataan Power, dan melemparkan tantangan kepada Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Samantha Power. Zakharova menantang Power  untuk melakukan perjalanan ke Suriah.

Tantangan Zakharova ini merupakan respon atas pernyataan yang dibuat oleh Power di PBB. Dimana, Power  melemparkan tudingan balik bahwa bukan AS yang melindungi kelompok teroris, melainkan Rusia.

Menurut Power, Zakharova dan Rusia harusnya malu karena telah melemparkan tudingan semacam itu. Power  menyebut AS adalah salah satu negara yang paling serius memerangi terorisme.

Tak lama setelah pernyataan Power muncul, Zakharova melalui akun Facebooknya menantang diplomat AS itu untuk berkunjung ke Suriah. Zakharova berujar dengan datang ke lokasi kejadian, dia akan tahu fakta yang sebenarnya.

“Untuk yang tersayang Samantha Power, untuk mengetahui arti dari kata ‘malu,’ Saya sangat mendorong Anda untuk melakukan perjalanan ke Suriah dan berbicara dengan orang di sana untuk diri sendiri,” tulis Zakharova dalam akun Facebooknya, seperti dilansir buzzfeed pada Senin (19/9).

“Mari kita pergi bersama-sama. Jangan takut. Tak seorang pun akan meletakkan jari pada Anda di hadapan saya. Kecuali, tentu saja, orang-orang Anda tidak lagi ‘keliru’ menyerang sasaran yang salah. Anda akan membuat banyak kenangan baru. Dan mencari tahu apa ‘malu’ berarti dalam prosesnya,” sambungnya.

Gencatan senjata Suriah mulai berlaku awal pekan ini, tapi sekarang banyak mempertanyakan apakah terobosan kesepakatan itu akan berumur pendek pasca insiden di Deir al-Zor. [VOAI]

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment