Bursa Saham AS Merosot Pasca FBI Umumkan Penyelidikan Hillary Clinton

45631425.jpg

Sabtu, 29 Oktober 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, WASHINGTON DC – Ekuitas AS ditutup sebagian besar lebih rendah pada Jumat (28/10)setelah Biro Investigasi Federal (FBI) mengumumkan Penyelidikian baru email yang terkait dengan calon Presiden dari Demokrat, Hillary Clinton.

CNBC melaporkan pada hari Sabtu (29/10) bahwa Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sekitar 10 poin setelah diperdagangkan dengan 74,71 poin lebih rendah menyusul pengumuman. Indeks diperdagangkan sekitar 75 poin lebih tinggi sebelum penyelidikan baru itu diumumkan. (Baca juga:Kubu Donald Trump Sambut Gembira Penyelidikan FBI untuk Clinton)

“Saya duduk di samping salah satu pialang saham di sini dan ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah melihat Dow jatuh begitu cepat,” kata Art Hogan, kepala strategi pemasaran di Wunderlich Securities. “Ada lebih banyak lagi akan menyusul hal ini, tapi kami tidak akan tahu berapa banyak sampai kita mendapatkan informasi lebih lanjut.”

“Terlepas dari berita fundamental yang kita dapat minggu depan, pendapatan atau data, ini mungkin cerita untuk 10 hari ke depan,” katanya.

Para pelaku pasar sejauh ini sangat mengkhawatirkan jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan pada calon dari Partai Demokrat Hillary Clinton yang dapat mengakibatkan keuntungan bagi calon Partai Republik Donald Trump. Investor sangat mengkhawatirkan kebijakan fiskal Donald Trump yang dinilai bisa menghancurkan pasar.

Sejauh ini berdasarkan survei, persaingan antara Hillary dan Trump kian dekat bahkan sebelum muncul pengumuman terkait penyelidikan FBI tersebut.

Sementara itu, harga minyak mentah AS, WTI, untuk pengiriman Desember turun 2,05persen ke kisaran US$ 48,70 per barel. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment