CIA: Pengaruh ISIS di Irak dan Suriah Akan Selalu Ada dalam Jangka Waktu Lama

John Brennan, assistant to the president for homeland security and counterterrorism, speaks about the killing of Osama bin Laden from the Briefing Room of the White House in Washington May 2, 2011. The Al Qaeda leader was killed in a U.S.-led operation involving helicopters and ground forces in Pakistan on Sunday, ending a nearly 10-year worldwide hunt for the mastermind of the September 11 attacks.  
REUTERS/Kevin Lamarque  (UNITED STATES - Tags: POLITICS)

VOA-ISLAMNEWS.COM, WASHINGTON – Kepala CIA John Brennan mengungkapkan meskipun menyempitnya daerah-daerah yang dikuasai ISIS di Irak dan Suriah, akan tetapi pengaruhnya akan tetap berlanjut beberapa tahun ke depan. (Baca: ISIS Bukan Organisasi Jihad Islam, Tapi Operasi CIA dan Mossad)

Dikutip dari situs Voice Off Amerika, Brennan mengatakan “saya yakin ISIS akan tetap ada di Irak dan Suriah dalam beberapa waktu yang lama.”

Brennan menyatakan, “pengaruh yang dilakukan oleh tentara asing demi kembali ke negara mereka, dan masih banyak diantara mereka yang masih menjadi tantangan bahaya keamanan untuk Amerika Serikat dan negara-negara lain selama beberapa tahun ke depan”. (Baca: Rusia ‘Tampar’ Wajah Barat dan Amerika Terkait Teroris ISIS di Suriah)

Sementara itu direktur FBI James Comey mengatakan bahwa menghancurkan ISIS dengan membayar ratusan pembunuh dan yang tidak mati di medan peperangan akan mengalir ke negara-negara mereka, oleh karena itu tidak mungkin memprediksi jumlah masuknya teroris ke Eropa dan Barat. Hal itu membutuhkan sumber daya, dan lembaga-lembaga negara serta strategi panjang dan sulit yang harus diterapkan. (Baca: Levant Report Ungkap Dokumen Rahasia “ISIS Ciptaan Amerika”)

Ia menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan para sekutunya adalah pendukung terbesar kelompok teroris ISIS, banyak sekali laporan-laporan yang menyebutkan bahwa koalisi internasional yang dipimpin oleh Amerika memberi dukungan logistik dan militer kepada ISIS. (VOAI)
Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment