Demi Dapatkan Jasad Pilot Helikopternya, Moskow Akan Bombardir Front al-Nusra

helikopter.jpg

Rabu, 03 Agustus 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, MOSKOW – Sebuah harian Rusia mengatakan bahwa Moskow mungkin akan meluncurkan serangan udara besar-besaran kepada para teroris di kawasan yang dikendalikan oleh Front Fatah al-Sham (nama baru dari Jabhat al Nusra), jika para militan tidak memberikan kembali jasad kru helikopter yang dibunuh setelah helikopter tersebut ditembak jatuh pada hari Senin lalu.

Menurut surat kabar Moskovskij Komsomolets, pemerintah Rusia memperingatkan para teroris untuk mengembalikan tubuh kru yang tewas dalam insiden jatuhnya helikopter Senin lalu di Idlib atau mereka harus bersiap menghadapi serangan udara besar-besaran ke posisi mereka.

(Baca juga: Iran, Rusia, Suriah, Tegaskan Langkah Bersama Lawan Terorisme)

Harian itu menambahkan bahwa operasi untuk mentransfer jasad pilot Rusia ke pangkalan udara Hmeimim di Lattakia akan menjadi rumit dan pasukan Rusia harus melancarkan serangan intensif terhadap wilayah yang dikuasai teroris untuk membuat mereka menarik diri dan kemudian maju di daerah itu demi mengembalikanjasad sang pilot.

“Sebuah helikopter Mi-8 Rusia ditembak jatuh di Idlib saat tengah mengirim bantuan kemanusiaan ke Aleppo,” ungkap Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Senin. Menurut pernyataan Kremlin, Tiga awak dan dua petugas dari Pusat Rekonsiliasi Rusia meninggal.

(Baca juga: Analis: Rusia Bongkar Tipu Muslihat AS Perangi ISIS)

“Helikopter Transportasi militer Rusia Mi-8 ditembak jatuh di Suriah pada hari Senin diatas daerah yang dikuasai Front Al-Nusra,” kata Staf Jendral Rusia. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment