Din Syamsuddin: Gelar Shalat Jum’at di Jalan Umum 2 Desember, Bukan Ajaran Agama

photo599727118883072327-300x157.jpg

VOA-ISLAMNEWS.COM, JAKARTA – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI berencana akan menggelar shalat Jum’at di jalan protokol Jakarta pada aksi demo 2 Desember mendatang. Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin meminta shalat Jum’at tetap dilakukan di masjid saja untuk menjaga ketertiban umum.

Seruan Din Syamsuddin

“Tunaikanlah salat Jum’at di masjid-masjid. kalau penuh kan ada halamannya, tidak perlu di Jalan Sudirman dan Thamrin, itu akan mengganggu ketertiban umum,” ujar Din saat diwawancarai wartawan usai mengikuti Rakernas II MUI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/11/2016). (Baca: Pandu Wijaya Hina Gus Mus “Bid’ah Ndasmu”)

Din menegaskan bahwa mengganggu ketertiban di masyarakat bukan bagian dari ajaran Islam. Mantan Ketua PP Muahammadiyah ini meminta massa untuk mengurungkan rencana tersebut.

“Saya kira agama apapun tidak membenarkan kita menciptakan membuat situasi yang menggangu orang banyak. Kalau mau demo 2 Desember lakukanlah seperti 4 November kemarin, salat Jum’at dulu,” tegasnya. (Baca: MUI: GNPF Bukan Bagian dari Kami, Jangan Gunakan Logo dan Atribut MUI)

Din menambahkan, banyak alternatif tempat yang dapat dipilih selain jalanan umum jika masjid penuh. “Kalau masjidnya penuh, banyak (jamaah) dari daerah. Mungkin banyak gedung-gedung yang ada atau pinjam Gelora Bung Karno, pinjam Istora. Kalau sudah tidak memungkinkan di dalam boleh lah di luar, tapi jangan direncanakan di jalan seperti itu”, pungkasnya. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment