Dua Ratus Militan ISIS Dibiarkan Melarikan Diri dari Manbij Oleh AS

lari

VOA-ISLAMNEWS.COM, MANBIJ – AS yang mendukung Pasukan Demokratik Kurdi Suriah (SDF) telah melakukan kesepakatan dengan ISIS, untuk menjamin perjalanan yang aman bagi gerilyawan dari kota Manbij. Ini membuktikan bahwa Washington terus mengandalkan strategi memicu konflik etnis dan agama yang belum terselesaikan di Suriah, Tarek Ahmad, anggota dari kelompok oposisi Suriah kepada Sputnik.

Pada tanggal 21 Mei, SDF yang didukung oleh koalisi pimpinan AS, mulai melakukan serangan untuk merebut kembali kota Manbij, yang dianggap sebagai kunci penyelundupan militan ISIS. Awal pekan ini, Pasukan Demokratik Kurdi Suriah yang dipimpin AS membuat kesepakatan dengan ISIS, untuk membiarkan sekitar 200 pejuangnya melarikan diri dari kota Manbij, media AS melaporkan.

“Pasukan Demokratik Kurdi Suriah yang didukung AS jelas membuat kesepakatan dengan pejuang ISIS, dengan membiarkan mereka melarikan diri dari kota Manbij. Ini berarti bahwa Amerika Serikat tidak berniat untuk melawan ISIS, sebaliknya mereka terus menggunakan ketegangan agama dan etnis dan kerusuhan di wilayah untuk tujuan geopolitik mereka, termasuk memicu konflik yang belum terselesaikan terkait dengan pembentukan negara Kurdistan yang mencakup wilayah Irak, Turki dan Suriah,” kata Ahmad.

Ia percaya bahwa Amerika Serikat mendukung gagasan pemisahan diri Kurdistan yang dapat menjadi sekutu politik AS dan bertujuan untuk mendirikan negara seperti di provinsi utara Suriah untuk lebih menghubungkannya dengan negara Kurdi di Irak dan mungkin dengan wilayah Kurdi di Turki.

“Berdirinya negara Kurdistan dapat menggoyahkan kawasan lebih jauh ke dalam konflik yang lebih mengerikan,” kata Ahmad. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment