Dukungan Rusia dan Sekutu Kepada Suriah Tak Terpengaruhi Sanksi Licik AS

bashar-assad-with-putin

VOA-ISLAMNEWS.COM, RUSIA – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov mengumumkan bahwa kerjasama yang dijalin antara Rusia dengan Suriah tidak akan terpengaruh oleh inisiatif AS yang ingin menjatuhkan sanksi terhadap Damaskus dan sekutu-sekutunya. (Baca: Gagal Bahas Suriah dengan Rusia dan Iran, Saudi dan AS Merapat ke Inggris)

Dalam sebuah pernyataannya kepada kantor berita “Tass” Rusia, diplomat Rusia menyebutkan bahwa parlemen AS saat kongres telah mengeluarkan resolusi terkait sanksi yang akan diberikan kepada Suriah dan pihak sekutunya sebagai kelanjutan dari upaya Washington untuk menggulingkan pemerintahan yang sah di Damaskus. Ia juga menjelaskan bahwa upaya ini sangat terlihat dan tidak bisa disembunyikan oleh sejumlah politisi dan pejabat AS.

Parlemen Amerika pada hari selasa (15/11) menyetujui dua rancangan hukum, dimana resolusi yang pertama memperbaharui sanksi terhadap Iran selama sepuluh tahun dan yang kedua terkait dengan penjatuhan sanksi baru terhadap Suriah dan sekutunya, termasuk Rusia dan Iran. Washington mengeluarkan sanksi ini dengan dalih bahwa Suriah dan sekutunya telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, seperti dilansir kantor berita Addiyar (18/11). (Baca: Inilah Penyebab AS Menghindar Perang Langsung dengan Rusia di Suriah)

Sergei Ryabkov mengungkapkan bahwa Amerika selalu mementingkan kepentingan pribadinya dan mengabaikan “efek eksternal” yang muncul dari kebijakannya, dan hal inilah yang menjadikannya berupaya untuk mengubah pemerintahan di sebuah negara berdaulat dengan kekerasan, bukan bersatu dalam perang untuk memerangi teroris yang merupakan ancaman bagi lintas-perbatasan. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment