El-Sisi Didenda 800 Pound Oleh Pengadilan Mesir Lantaran Jual 2 Pulau ke Saudi

el-sisi

VOA-ISLAMNEWS.COM, MESIR – Pengadilan Tata Usaha Negara Mesir memutuskan ketidakabsahan penandatanganan yang dilakukan oleh pemerintah Mesir dalam kesepakatan demarkasi perbatasan dengan Arab Saudi dan menegaskan bahwa dua pulau yakni Tiran dan Sanafir adalah milik Mesir. (Baca: Penulis Mesir; Saudi Beli Tiran dan Sanafir Untuk Praktek Prostitusi)

Menurut saluran berita RT sidang pengadilan diadakan pada hari Selasa, 8 November, yang dipimpin oleh Hakim Ismail Bakhil, wakil Kepala Dewan Negara.

Pengadilan juga menjatuhkan denda pada Presiden El-Sisi sebesar 800 pound dan mengumumkan diterimanya file banding dari pengacara dan aktivis politik “Khalid Ali” atas pelaksanaan aturan ketidakabsahan demarkasi dua pulau yakni Tiran dan Sanafir ke dalam perbatasan Arab Saudi.

Pengadilan telah mendasarkan putusannya atas landasan yang benar yakni UU dan dokumen resmi serta pengadilan masih menunda pelaksanaan putusan dengan Arab Saudi sampai situasi di negara tersebut stabil. (Baca: Israel Minta Obama Mediasi Pembelian Pulau Tiran dan Sanafir dari Saudi)

Penasihat Rafiq Omar Sharif, wakil Ketua Lembaga Litigasi Negara dan Kepala Pertahanan dalam menentukan batas maritim dengan Arab Saudi, menegaskan bahwa putusan hakim belum final dan belum berpengaruh, karena adanya pengajuan banding terhadap perspektif pemerintah ke Lembaga Mahkamah Agung, yang menuntut diakhirinya pelaksanaan aturan pengadilan administratif dan penghapusannya, serta sidang banding ditangguhkan hingga 05 Desember mendatang, seperti dilansir thelinkyemen.net (9/11).

Perlu dicatat bahwa Lembaga Ligitasi Negara telah menyerahkan ke Mahkamah Agung 4 peta dari Mesir Geographic Society, ketika Raja Fuad mengambil alih kekuasaan negara pada tahun 1928, serta sejumlah dokumen resmi lainnya yang menegaskan bahwa pulau Tiran dan Sanafir adalah milik Saudi.

Lembaga Mahkamah Agung dengan Dewan Negara pada hari senin (07/10) telah memutuskan penundaan banding pemerintah pada putusan Pengadilan Tata Usaha Negara tentang ketidakbsahan kesepakatan demarkasi perbatasan maritime antara Mesir dan Arab Saudi termasuk melepaskan pulau Tiran dan Sanafir, pada sidang 5 Desember mendatang. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment