Gus Mus Berharap Orang yang Telah Menghinanya Tidak Sampai Dipecat

gus-mus-memaafkan

VOA-ISLAMNEWS.COM, JAKARTA – Heboh kasus penghinaan oleh Pandu Wijaya kepada Gus Mus dengan kata-kata kasar “Bid’ah Ndasmu” menjadi viral di beberapa media online, hingga PT Adhi Karya di datangi oleh Banser untuk klarifikasi masalah itu. (Baca: Pandu Wijaya Hina Gus Mus “Bid’ah Ndasmu”)

Saat Gus Mus di hina oleh anak muda ini beliau menulis di akun facebooknya dengan kata-kata yang bijak “ Kalau ada yang menghina atau merendahkanmu janganlah buru-buru emosi dan marah. Siapa tahu dia memang digerakkan Allah untuk mencoba kesabaran kita. Bersyukurlah bahwa bukan kita yang dijadikan cobaan”, ini bukti beliau memang seorang ulama yang mengerti sekali tentang agama. (Baca: Hina Gus Mus, Banser Datangi PT Adhi Karya)

Dan saat Pandu Wijaya diberikan sanksi dengan surat SP3 dari pihak PT Adhi Karya karena ulahnya, beliau menulis di akun facebooknya pagi ini dengan kata bijak lagi: (Baca: Penghina Gus Mus Dapat SP 3 dari PT Adhi Karya)

“Pagi ini Saudara Fadjroel Rachman dan Adhi Karya BUMN dengan sungguh-sungguh memintakan maaf atas ucapan salah satu karyawannya. Maka dengan sungguh-sungguh saya menjawab: Tidak ada yg perlu dimaafkan, Mas Fadjroel. Kesalahannya mungkin hanyalah menggunakan ‘bahasa khusus’ di tempat umum. Maklum masih muda. Saya mohon jangan sampai si karyawan dipecat, sebagaimana usul sementara orang. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment