“Hashd al-Shaabi” Pasukan Berani Mati Irak Tantang Pasukan Turki

pasukan-hasdh-al-shaabi

VOA-ISLAMNEWS.COM, BAGHDAD – Juru bicara Pasukan berani mati Irak “Hashd Al-Shaabi”, Karim al-Nuri mengatakan bahwa ancaman ISIS ke wilayah Turki seperti yang dikemukakan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tidaklah realistis, karena keterlibatannya di dalam konflik Irak. Ia ingin mempertahankan harga dirinya, dan pernyataan itu menunjukkan kepada semua orang bahwa ia telah merasa gagal dan kecewa. (Baca: Majalah Inggris: Kehadiran Al-Hashd Al-Sya’bi Penting Dalam Operasi Pembebasan Mosul)

Al-Nuri mengatakan dalam sebuah pernyataan khusus kepada Sputnik pada hari Minggu (30/10) bahwa “Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan memiliki beberapa gaya dalam memberikan ancaman, akan tetapi kami tidak akan diam dan menyaksikan saja jika ia berani menyerang kami, hendaknya ia mengambil pelajaran dari Amerika yang telah memasuki wilayah Irak bersama 120.000 tentaranya, dan AS harus menerima kenyataan pahit bahwa 6000 tentaranya tewas dan 30.000 lainnya terluka serta 25.000 mengalami cacat fisik di tangan pahlawan “pasukan Irak”, seperti dilansir Addiyar (30/10).

Lebih lanjut ia mengatakan, “Erdogan mengklaim bahwa ia sedang membela Turki, dan pasukan Turki sedang  membela rakyat Turki, maka kami pun juga berhak membela negara kami (Irak) dari tentara-tentara Turki dan musuh kami ISIS. Jika Erdogan ingin memerangi kami, maka kami siap menghadapinya meskipun di dalam wilayah Turki sekalipun”. (Baca: Pasukan Pembebasan Mosul Mampu Berperang Selama 6 Bulan Berturut-turut)

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah memperingatkan pasukan Unit Mobilisasi Populer Irak yang telah mengumumkan bahwa mereka akan melancarkan serangan ke Tal Afar, yang berarti menyerang wilayah pendudukan pasukan Turki. Erdogan juga mengatakan “Jika Unit Mobilisasi Populer Irak menyebarkan teror pada pasukan kami disana, kita akan memberikan balasan yang berbeda”, tanpa menyebutkan langkah-langkah apa yang akan diambil.

PasukanUnit Mobilisasi Populer Irak telah memainkan peran utama dalam merebut kembali kota-kota dan daerah besar yang dikuasai ISIS, dan telah mengumumkan kepada publik bahwa mereka akan melancarkan serangan ke kota Tal Afar yang dikuasai ISIS. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment