Houthi: Kami Tidak Akan Buat Saudi Tenang Jika Tetap Ganggu Yaman

houthi

VOA-ISLAMNEWS.COM, YAMAN – Mohammed Abdel-Salam, juru bicara komandan gerakan “Houthi” Abdul Malik Houthi pada hari sabtu (26/11) menegaskan bahwa Arab Saudi tidak akan bisa hidup dalam ketenangan dan keamanan dan ketenangan. Ia menjelaskan bahwa Houthi akan terus melanjutkan serangan dan membombardir perbatasan Saudi. (Baca: Houthi: Rezim Saudi adalah Penjahat dan Pembawa Bendera Kemunafikan)

Abdel Salam mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita AlMaalomah (26/11) bahwa “kesepakatan dengan AS terkait penghentian perang masih berlaku sebagaimana yang disampaikan pihak Oman”. Ia juga menjelaskan bahwa “ada upaya yang dilakukan pihak Saudi untuk mengganggu jalannya penghentian perang ataupun gencatan senjata, pada 17 November lalu dimulainya penghentian perang dengan diberlakukannya gencatan senjata selama 48 jam, yang kemudian berakhir dan memasuki fase baru dari gencatan senjata”. (Baca: Houthi: Amerika, Israel Tuan, Saudi dan Teroris Adalah Budak Kejahatan)

Juru bicara gerakan Ansharullah ini juga menyebutkan bahwa “peperangan di perbatasan terjadi sebagai reaksi alam” melawan agresi Saudi dan koalisi baratnya terhadap Yaman. Ia berjanji bahwa tidak akan ada wilayah perbatasan Saudi yang aman selama Saudi masih melancarkan agresinya di Yaman. Ia menjelaskan bahwa hal ini adalah peringatan yang jelas dan menyeluruh. (Baca: PERINGATAN SETAHUN PERANG YAMAN, Pesan Pedas Houthi Kepada Tirani Saudi-AS-Israel)

Selain itu Abdel Salam juga menekankan bahwa “Saudi mengkhawatirkan daerah perbatasannya dan rudal-rudal balistik yang akan menyerang wilayah, dan kami telah mengatakan kepada Saudi berulang kali, bahwa Saudi tidak akan hidup dengan aman dan tenang karena Yaman sedang memanas dan sedang tinggal di daerah konflik, sehingga bagian perbatasan adalah bagian terpenting saat ini”. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment