HRW: Penangguhan Larangan Burkini, Langkah Positif Pengadilan Perancis

1044393183-e1472257721896.jpg

Sabtu, 27 Agustus 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, PARIS – Badan pengawas hak asasi manusia pada hari Jum’at (26/08) menyambut positif penangguhan terhadap larangan pemakaian pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh (burkini) yang dirancang untuk wanita Muslim oleh Dewan Negara Perancis. Badan tersebut mengatakan hal ini adalah langkah positif untuk menghentikan tindakan yang “diskriminatif dan invasif” .

Sebelumnya, pada hari itu Dewan Negara, yang merupakan pengadilan administratif tertinggi Perancis, mengeluarkan putusan menangguhkan keputusan walikota Villeneuve-Loubet yang melarang pemakaian burkini di pantai kota tersebut. Keputusan itu diikuti banding oleh Liga Hak Asasi Manusia Perancis. (Baca juga:Dukungan PM Perancis Terhadap Pelarangan Jilbab Memicu Protes)

“Dengan membatalkan larangan diskriminatif yang memicu prasangka dan didorong oleh intoleransi, keputusan hari ini telah menarik garis penting … otoritas Perancis sekarang harus berhenti berpura-pura bahwa tindakan tersebut merupakan tindakan untuk melindungi hak-hak perempuan. Sebaliknya, tindakan invasif dan diskriminatif seperti ini membatasi pilihan perempuan, ” ujar Direktur Amnesti Internasional Eropa, John Dalhuisen, sebagaimana dikutip dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Badan Pengawas organisasi tersebut.

Pernyataan menambahkan Larangan itu merupakan serangan terhadap kebebasan berekspresi dan beragama, menekankan bahwa larangan tersebut tidak mempromosikan keselamatan publik seperti yang diklaim oleh pemerintah setempat. (Baca juga:Walikota Perancis Tuai Kecaman Setelah Tweet Pelarangan Islam)

Awal musim panas ini, burkini dilarang digunakan di pantai kota di 15 kota-kota Perancis, termasuk kota-kota yang menderita serangan teroris pada bulan Juli yang menewaskan 84 orang. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment