ICC Segera Selidiki Kejahatan Perang AS di Afghanistan

1033457257-e1477978964335

Selasa, 1 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, DEN HAAG –Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) akan memulai penyelidikan kejahatan perang di Afghanistan termasuk, yang mungkin dilakukan oleh tentara AS.

Sputnik pada Selasa (01/11) mengutip laporan Majalah Foreign Policy yang menyebut bahwa Kepala jaksa ICC, Fatou Bensouda, akan berusaha untuk memulai penyelidikan di minggu-minggu mendatang, setelah berlangsungnya pemilihan presiden AS.

Para pejabat AS dilaporkan mengunjungi Den Haag (kantor ICC) untuk mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang kemungkinan dilaksanakannya penyelidikan ini.

Bensouda, pejabat kejaksaan ICC ini beberapa kali menarik perhatian mengenai adanya dugaan pelanggaranterhadap para tahanan Afghanistan yang dilakukan oleh para personel AS pada tahun 2003 – 2005. Bensouda juga mengatakan akan menyelidiki serangan pasukan AS di fasilitas Medecins Sans Frontieres (MSF) di Kunduz pada 2015 yang menewaskan 42 orang tewas termasuk anggota staf MSF.

Misi NATO pimpinan Amerika di Afghanistan secara resmi berakhir operasinya pada Desember 2014 setelah kehadiran mereka di negara itu sejak tahun 2001. Kehadiran yang selalu diklaim untuk membantu pemerintah daerah mengalahkan gerakan Taliban di Afghanistan itu justru terus menjadikan negara dalam kekacauan politik dan sosial dimana hal itu digunakan kelompok jihad untuk mengambil keuntungan dari ketidakstabilan negara. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment