ICRC: Dalam 72 Jam Terakhir, 20.000 Warga Sipil Mengungsi dari Aleppo

bangunan-runtuh-aleppo

Rabu, 30 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, ALEPPO – Komite Palang Merah Internasional mengatakan Lebih dari 20.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di tengah pertempuran sengit di kota Suriah Aleppo dalam 72 jam terakhir.

“Diperkirakan sekitar 60.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di Aleppo sejak Agustus. Dua puluh ribu melarikan diri hanya selama 72 jam terakhir. Banyak ribuan lainnya meninggalkan sebelumnya,” demikian bunyi pernyataan ICRC sebagaimana dikutip TASS, Rabu (30/11).

Bagian barat dari Aleppo telah melihat lebih dari 40.000 orang mengungsi daerah bentrokan, pertama di bagian barat daya dari Ramousseh, dan kemudian dari bagian barat kota, seperti New Aleppo, Menyan dan lingkungan Al Hamdaniyeh.

Di Timur, intensifnya serangan memaksa 20.000 orang mengungsi di lingkungan Masakan Hananoo, Jabal Jabro dan Sakhour.

“Mayoritas dari mereka yang melarikan diri adalah keluarga, termasuk banyak wanita dengan bayi dan anak kecil,” kata ICRC.

Menurut Palang Merah, Aleppo digunakan untuk menjadi rumah bagi lebih dari 2 juta orang di masa lalu, namun, adalah mustahil untuk mengatakan bagaimana mungkin dari mereka masih tinggal di kota yang terkepung itu. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment