Inilah Himbauan Menag Pada Masyarakat Terkait Pilkada Serentak 2017

menag-lukman-hakim

Kamis, 17 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mewanti-wanti agar tidak ada unsur SARA selama masa kampanye Pilkada serentak 2017. Menag mengimbau agar warga melihat program dan visi misi para calon kepala daerah, bukan latar belakang suku dan agamanya.

“Ya intinya adalah Pilkada bagaimanapun juga jangan sampai, tentu setiap Pilkada kan ada perbedaan-perbedaan, ada lebih dari satu pasangan calon yang akan tampil. Sehingga masing-masing calon memiliki visi misinya, memiliki program-programnya tersendiri,” kata Lukman usai Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Indonesia di Kantor Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (6/10/2016).

Lukman menjelaskan, pemerintah sangat berharap isu SARA tidak digunakan untuk menjatuhkan lawan politik dalam Pilkada serentak. Apalagi, isu SARA justru berpotensi menimbulkan gesekan.

“Kita semua pemerintah menghimbau agar hak pilih yang digunakan masyarakat itu digunakan betul-betul dengan bertanggung jawab, dan bentuk tanggung jawab itu dengan melihat mana yang terbaik di antara program-program yang diajukan tanpa harus selalu melihat persoalan-persoalan yang sifatnya patrianilistik atau persoalan yang sifatnya primordial,” jelas Lukman.

“Utamakan untuk menilai program-programnya apa yang betul-betul dibutuhkan sesuai dengan masalah yang dihadapi daerah itu sendiri,” imbuhnya.

Menag mengungkapkan, latar belakang agama dan suku memang mau tak mau akan mempengaruhi pilihan rakyat. Namun, alangkah lebih baiknya bila pemilih lebih menitikberatkan pada program yang ditawarkan.

“Menurut saya yang perlu kita kedepankan karena juga kita juga tidak bisa menutup masyarakat untuk memiliki preferensi untuk pilihan-pilihan itu, tapi juga berdasarkan faktor-faktor, misalkan agama menjadi salah satu faktor, lalu etnis, dan sebagainya. Itu suatu yang lazim, tapi kita semua mengajak program itu menjadi sesuatu yang penting untuk menjadi dasar kita menentukan menggunakan hak pilih kita,” tegas Lukman. [Voai]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment