Intelijen Ungkap Fakta-fakta Dibalik Maraknya Isu SARA di Pilkada Jakarta

Selasa, 21 Maret 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, JAKARTA – Maraknya isu SARA di pilkada DKI Jakarta efeknya luar biasa bagi Indonesia dan kebangsaan, bahkan dapat mengancam stabilitas Negara. Menurut salah satu Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan ada ‎kelompok Islam radikal yang mempolitisasi agama dalam pilkada Jakarta periode 2017-2022 untuk kepentingan tertentu‎. Mereka melakukan propaganda untuk memicu konflik horisontal. (Baca juga: Denny Siregar Bongkar Siasat Culas Kelompok Pemakar NKRI)

“Pasti mereka (kelompok Islam radikal) punya tim melakukan tindakan-tindakan kontra intelijen, dimana mereka memunculkan di group-group Whatsapp dengan pesan seolah-olah salah satu calon itu terdzolimi dan lain sebagainya. Jadi ada yang terstruktur, disisi lain ada yang terbentuk lepas, artinya kreatifitas dari kelompok-kelompok itu sendiri”, kata Susaningtyas dalam diskusi bertajuk Menelaah Potensi Radikalisme di Pilkada DKI di kafe Cheese Cake Factory, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017). (Baca juga: Menjaga NKRI Dari Makar Gerakan Khilafah)

Susaningtyas menambahkan politisasi agama dapat mengancam keutuhan negara. Susaningtyas mengatakan ada kecenderungan isu yang digulirkan lewat berbagai platform media bertujuan untuk mengganti asas bangsa, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Justru saya berpikir ini kok ada kecenderungan membangkitkan kembali Piagam Jakarta, yang tentu tidak kita harapkan. Karena kesepakatan kita sebagai bangsa agar menjadi bangsa yang menghormati Pancasila dan UUD 1945,” kata dia. (Baca juga: Cak Nun: Takfirisme Ancaman Kedaulatan NKRI)

Lebih jauh Susaningtyas masalah radikalisme harus diselesaikan secara integratif. “Jadi semua pihak yang dapat mengatasi terorisme, radikalisasi yaitu Departemen Sosial, Departemen Agama, Departemen Pendidikan, TNI-Polri harus bersatu. Jangan hanya ditangani keamanannya dan penegakan hukumnya saja,” tutur dia. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment