ISIS Curi Minyak Irak Dibawah Pantauan Satelit dan Drone AS

presiden-suriah

VOA-ISLAMNEWS.COM, DAMASKUS – Presiden Suriah Bashar Assad menegaskan pada hari minggu (06/11) bahwa teroris ISIS membawa lari minyak milik Irak di bawah pantauan satelit dan drone Amerika. Assad juga mengungkapkan bahwa 70 % penduduk Suriah tunduk pada kendali pasukan pemerintah setelah intervensi Rusia selama setahun ini dan dia menyatakan kesiapannya untuk berdamai dengan orang-orang yang meletakkan senjata mereka dan tidak berperang melawan Suriah. (Baca: FRUSTASI! ISIS Curi Uang dan Bunuh Pejabat Senior Pemegang Dana Hasil Minyak)

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Inggris “Sunday Times” yang dikutip al-Maloomah (06/11), ia mengatakan bahwa “Barat menjadi lebih lemah, dan ia telah kehilangan pondasi yang bisa diandalkan untuk menjelaskan kepada orang-orang mengenai apa yang sebenarnya terjadi”, ia juga mengatakan bahwa “organisasi teroris ISIS telah membawa lari minyak milik Irak yang di ambil dari sumber-sumber ladang minyak Irak yang terlihat di bawah pantauan satelit dan drone AS untuk mengumpulkan harta mereka yang sudah habis, dan pihak Barat tidak mengatakan apapun berkaitan dengan kejadian ini”. (Baca: Konspirasi Mafia Zionis dan ISIS Curi Barang Antik Palmyra Untuk Hilangkan Budaya Arab)

Assad mengatakan, “Setelah intervensi Rusia dalam konflik di Suriah, organisasi ISIS mulai mengalami penyusutan jumlah, dalam artian “70 % warga Suriah telah tunduk pada kendali pasukan pemerintah, setelah intervensinya di Suriah selama satu tahun”.

Assad mengatakan bahwa “Damaskus siap berdamai dengan orang-orang yang meletakkan senjata mereka dan tidak memerangi pasukan pemerintah”. Di saat yang sama ia mengatakan, “tidak mungkin akan tercapai solusi damai apapun selama kelompok perlawanan yang begitu fanatik terhadap ideologi yang masih dikendalikan oleh Saudi, Turki, Inggris, AS dan Perancis”. (voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment