Jenderal Gatot: Tak Satupun Pengkhianat Bangsa yang Bisa Hidup di NKRI; Video

photo599727118883072318-300x157.jpg

VOA-ISLAMNEWS.COM, JAKARTA – Isu demo tanggal 2 Desember semakin gencar di kampanyekan akhir-akhir ini oleh GNPF-MUI, mereka menyomot nama MUI untuk kepentingan politik mereka, Namun kampanye itu mendapat sambutan yang cukup keras dari Panglima TNI Gatot Nurmantyo saat menghadiri acara doa bersama untuk keselamatan untuk bangsa bersama Habib Lutfi bin Yahya dan tokoih ulama lainnya.

Nurmantyo mengatakan “Siapapun yang ingin mengacaukan bangsa ini bukan orang yang beragama, saya yakin itu, dan akan berhadapan dengan TNI dan Polri, dengan seluruh masyarakat, tidak ada satupun pengkhianat-pengkhianat bangsa yang bisa hidup di negara ini, tidak ada, mau nantang silahkan, DI/TII, Kahar Muzakkar, dan Komunis, semuanya ndak bisa, karena kita berdoa kepada Allah SWT, kalau demo yang biasa dan tertib itu untuk menyampaikan pendapat, tapi kalau sudah rusuh dan melakukan makar maka kita siap Jihad bela negara dengan semua komponen bangsa”, tuturnya. (Baca: HTI, PKS, Wahabi Sebarkan Isu Anti Nasionalisme-Toleransi Untuk Hancurkan NKRI)

Panglima TNI

Jenderal Gatot Nurmantyo, Panglima TNI mengajak kepada seluruh peserta unjuk rasa damai aksi Bela Islam jilid III, yang rencanannya akan dilakukan pada hari Jum’at, 02 Desember 2016, agar tertib dan damai sesuai dengan aturan yang berlaku. (Baca: HTI, ISIS, Wahabi Meretas NKRI)

Namun, Panglima menegaskan bila ada insiden yang tidak diinginkan nantinya, maka pihaknya siap mempertahankan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari seluruh ancaman yang muncul. (Baca: Inilah Slogan Pembodohan HTI-Kelompok Khilafah yang Ingin Hancurkan NKRI)

“Kalau mau Demo silahkan, karena itu menyampaikan pendapat. Tapi kalau sudah merusak, dan melakukan makar, maka akan berhadapan dengan prajurit saya dan Polri,” kata Panglima kepada wartawan di Medan, Sabtu, 19 November 2016. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment