Jerman Sepakati Latih Tentara Saudi

Selasa, 02 Mei 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, BERLIN – Bundeswehr (Angkatan Bersenjata Jerman) akan melatih militer Saudi di Jerman, sesuai kesepakatan yang dicapai kedua negara dalam kunjungan Kanselir Angela Merkel ke Jeddah.

Pada malam penandatanganan kesepakatan tersebut, diketahui bahwa Arab Saudi tidak akan lagi membeli senjata Jerman.

“Kami tidak ingin membuat masalah bagi pemerintah Jerman dengan tuntutan baru kami untuk senjata,” kata Wakil Menteri Urusan Perekonomian Arab Saudi Mohammed al-Tuwaijri kepada Spiegel Online, mengacu pada kecaman yang menyebar luas terhadap pasokan senjata Jerman ke Riyadh dimana hal itu menunjukkan keterlibatan Jerman dalam konflik militer dengan Yaman.

Pada saat yang sama, kedua negara sepakat bahwa Jerman akan melatih tentara Saudi sebagai gantinya.

Surat kabar Die Zeit menulis berapa banyak peserta yang akan dikirim ke Jerman belum dilaporkan, juga tidak jelas apa unit tentara yang akan ditargetkan oleh inisiatif baru tersebut.

Berlin pertama kali mengungkapkan gagasan untuk melatih beberapa anggota angkatan bersenjata Saudi pada tahun 2015. Awalnya direncanakan bahwa tiga sampai lima perwira Saudi akan dilatih di Jerman setiap tahunnya.

Proposal tersebut telah menimbulkan kritik dari banyak partai oposisi dan kelompok hak asasi manusia, yang menolak hubungan militer Berlin dengan Riyadh, sejak Arab Saudi melancarkan kampanye pengeboman di Yaman pada bulan Maret 2015.

Kedua pemerintah juga menandatangani sebuah deklarasi bersama mengenai kerja sama polisi. Ini termasuk, antara lain, pelatihan penjaga perbatasan Saudi oleh petugas polisi federal Jerman serta lokakarya di bidang keamanan udara.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat bahwa Grup Siemens Jerman akan dilibatkan dalam program ekonomi Saudi Vision 2030. Perusahaan tersebut diharapkan dapat membantu Arab Saudi dalam “transformasi digital dan industrial” dan juga diharapkan dapat membantu pelatihan karyawan Saudi. (ARN)

Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment