Jika Anti-Turki Masih Diterapkan, Erdogan Ancam Banjiri Eropa dengan Pengungsi

erdogan-tayyib

Sabtu, 26 November 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Jum’at (25/11) mengeluarkan ancaman untuk membuka perbatasan negaranya agar para pengungsi bisa menyeberang ke Eropa jika Uni Eropa terus melaksanakan kebijakan anti-Turki mereka.

Sebelumnya pada hari Kamis, anggota parlemen Eropa mendukung pembekuan perundingan aksesi Uni Eropa dengan Turki.

“Kami menerima 3 juta pengungsi dan Anda mulai mengerang ketika 50.000 orang berusaha untuk masuk [ke dalam Uni Eropa]. Dengar, jika Anda pergi lebih jauh, Anda harus tahu bahwa penyeberangan perbatasan ini akan dibuka,” kata Erdogan dalam pernyataan yang disiarkan pada kongres perempuan di Istanbul.

Ankara dan Brussels menyetujui kesepakatan pada bulan Maret, di mana Turki berjanji untuk mengambil kembali semua migran tidak berdokumen yang tiba di Uni Eropa melalui wilayahnya dalam pertukaran untuk pengungsi Suriah yang ditampung di Turki.

Turki menandatangani perjanjian asosiasi dengan Komunitas Eropa pada tahun 1963, dan mengajukan aplikasi keanggotaan pada tahun 1987. Pembicaraan tentang keanggotaan Ankara dalam Uni Eropa dimulai tahun 2005. Negosiasi keanggotaan Uni Eropa Turki telah berulang kali ditangguhkan karena perselisihan Siprus dan rekor Turki dalam menghalangi kebebasan pers, adalah diantara hambatan lainnya. (voai)
Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment