Jilat Ludah Sendiri!!! Alwaleed bin Talal kini Berbalik Puji Donald Trump

waleed_bin-talal

Sabtu, 12 November 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, RIYADH – Pangeran Alwaleed bin Talal sepertinya lagi menjilat ludahnya sendiri dengan berbalik memberikan dukungan untuk presiden terpilih AS, Donald Trump, setelah sebelumnya Raja bisnis dari Saudi tersebut pernah mengatakan bahwa Trump adalah sebuah aib bagi Amerika. (Baca juga: BOCOR! Pangeran Waleed bin Talal Kunjungi Pimpinan ISIS di Rumah Sakit Mewah Saudi)

Seperti melupakan bentrokan sengitnya dengan Donald Trump, Al-Waleed bin Talal memilih untuk “memeluk” presiden terpilih dari partai Republik itu dan mengatakan ia berencana untuk segera bertemu Trump di Amerika Serikat.

“Saya tidak punya masalah dengannya sekarang, dan saya sangat senang untuk berinteraksi dengannya,” katanya dalam wawancara dengan CNBC di hari Kamis (10/11). “Capres Trump, pasti, tidak sama seperti Presiden terpilih Trump dan kemudian Presiden Trump … Dia maju ke arah yang benar,” ujarnya sambil menyebut bahwa Trump telah menghapus postingan di website kampanyenya soal pelarangan masuknya orang Islam ke AS. (Baca juga: Talal bin Abdulaziz Mulai Menggoyak Kekuasaan Raja Salman)

Sebelumnya, di hari yang sama, Pangeran Alwaleed bahkan memberi ucapan selamat atas kemenangan Trump lewat akun twitternya, selang hampir satu tahun setelah di akun yang sama pada Desember 2015 ia menghina Trump dengan menyebutnya sebagai aib dan memintanya untuk mengundurkan diri dari bursa capres di Amerika Serikat.

“Anda adalah aib tidak hanya untuk GOP (Partai Republik) tetapi untuk seluruh Amerika,” ujar Pangeran Al-Walid kepada Trump dalam cuitannya di Twitter kala itu. Dalam tweet berikutnya, Pangeran Al-Walid mengatakan bahwa Trump harus meredam ambisinya menjadi presiden. “Mundur dari pemilihan presiden AS karena Anda tidak akan pernah menang”. (Baca juga: Takfirisme, Wahabisme Produk Arab Saudi Kacaukan Dunia)

Trump pun tak tinggal diam dan sempat menyebut pangeran saudi tersebut “tolol” dalam celotehannya di Twitter. Trump yang kala itu masih merupakan calon nominasi presiden dari Partai Republik juga menuding bahwa pangeran Saudi tersebut menggunakan “uang papa” untuk mengendalikan politikus Amerika Serikat.

“Itu tidak akan terjadi ketika saya terpilih sebagai presiden,” ujar Trump. (Voai)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment