Jimmy Carter Desak Obama Segera Akui Negara Palestina Sebelum Digantikan Trump

afc045b0-f87f-49e3-a9bf-754c8d60bc32.jpg

Selasa, 29 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, WASHINGTON DC – Jimmy Carter menyatakan bahwa Presiden AS Barack Obama “harus mengakui negara Palestina” sebelum Donald Trump mengambil kendali Gedung Putih.

“Saya yakin bahwa Amerika Serikat masih bisa membentuk masa depan konflik Israel-Palestina sebelum perubahan presiden, tapi waktunya sangat singkat,” tulis mantan presiden berusia 92 tahun itu dalam sebuah op-ed untuk New York Times, yang dipublikasikan Senin (28/11) kemarin.

Pemerintahan Obama telah terlibat dalam upaya yang disebut solusi dua negara selama masa jabatannya tetapi upaya itu tidak berhasil karena rezim Israel tetap keras kepala dalam kebijakan ekspansif serta penumpasan keras terhadap penduduk Palestina.

“Langkah sederhana namun penting yang harus diambil pemerintahan ini sebelum masa tugasnya berakhir pada 20 Januari adalah untuk memberikan pengakuan diplomatik Amerika bagi negara Palestina, seperti yang telah dilakukan 137 negaralainnya, dan membantu negara itu mencapai keanggotaan penuh PBB,” tulis pemimpin Amerika ke-39 itu.

Ia mengeluhkan bahwa “Israel sedang membangun lebih banyak dan lebih banyak lagi permukiman, menggusur warga Palestina dan memperluas pendudukan tanah Palestina. Lebih dari 4,5 juta warga Palestina tinggal di wilayah-wilayah yang diduduki, tetapi bukan warga negara Israel. Sebagian besar tinggal di bawah kekuasaan militer Israel, dan tidak memilih dalam pemilihan nasional Israel. ” (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment