Jubir ISIS “Al-Adnani” yang Akui Bertanggung Jawab atas Pembunuhan Lebih dari 1800 Orang Telah Tewas

adnani
Minggu, 04 September 2016,
VOA-ISLAMNEWS.COM, DAMASKUS – Seorang mantan pejabat Suriah mengungkap bahwa Abu Mohammad al-Adnani adalah dalang dari berbagai serangan bom terhadap orang yang tidak bersalah di berbagai negara yang berbeda.

“Al-Adnani memainkan peran kunci dalam beberapa serangan teroris di Paris, Brussels, Istanbul, Bangladesh, ledakan pesawat Rusia di Mesir dan serangan bunuh diri Ankara,” kata Brigadir Jenderal Mar’ei Hamdan. (Baca juga: Juru Bicara ISIS, Adnani Tewas Dalam Pertempuran di Aleppo)

“Terus terang, Al-Adnani bukan juru bicara sederhana untuk ISIS. Dia telah bekerja dengan Osama bin Laden dan Ayman al-Zawahiri, sehingga kematiannya adalah serangan besar pada kelompok Takfiri,” tambahnya lebih lanjut.

“Al-Adnani, dengan perencanaan terlalu banyak serangan teroris dan partisipasi dalam beberapa dari mereka, benar-benar telah membunuh lebih dari 1.800 orang dan melukai lebih dari 4.000 orang lain,” jelas Brigadir Jenderal itu melanjutkan, “Dia juga adalah salah satu koordinator utama operasi militer ISIS di Suriah dan Irak,” tambahnya.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Rabu bahwa pembunuhan al-Adnani adalah hasil dari serangan udara yang dilakukan oleh seorang pembom Rusia. (Baca juga: Tahanan Teroris Ungkap Rahasia Intelijen ISIS)

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa serangan udara yang dilakukan oleh jet tempur Rusia di Aleppo menewaskan sekitar 40 anggota ISIS pada saat itu.

“Di antara teroris tewas yang dikonfirmasi melalui beberapa saluran intelijen adalah Abu Mohammad al-Adnani, yang lebih dikenal sebagai juru bicara media resmi dari kelompok teroris internasional ISIS,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. (Baca juga: BOCOR! Arab Saudi Galang Dana Untuk Teroris ISIS atas Nama Anak-Anak Fallujah)

Kematian al-Adnani di provinsi Aleppo sebelumnya telah dikonfirmasi oleh ISIS sendiri saat kantor berita yang Amaq yang berafiliasi dengan kelompok teror itu memgungkapkan bahwa juru bicara mereka tersebut tewas di Suriah, tetapi tidak menyebutkan siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu atau apakah ia tewas dalam serangan udara atau dalam serangan darat. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment