Kamp Kurdi Dipadati Gelombang Pengungsi dari Mosul

pengungsi

VOA-ISLAMNEWS.COM, BAGHDAD – Kamp semi-otonom di wilayah Kurdi, utara Irak, sedang mempersiapkan masuknya pengungsi dari Mosul, setelah pasukan pemerintah bersiap-siap untuk merebut kembali kota tersebut dari ISIS, Press TV melaporkan.

Pemerintah daerah dan personil bantuan mengatakan sejumlah besar pengungsi yang datang telah memenuhi kamp.

“Setiap hari, kami menerima 215 pengungsi baru. Proses penerimaan pendatang baru sedikit mengalami kelambatan sehingga kami dapat menyediakan mereka dengan kebutuhan sehari-hari,” Rizgar Obaid, manajer kamp Debaga di pinggiran Erbil, pada hari Selasa.

“Kami hanya mampu menyediakan layanan dasar. Saat ini, kami memiliki 31.000 pengungsi di sini, tapi masalah utama kami adalah menyediakan mereka dengan akomodasi. Kami telah meminta lebih banyak lahan dari pemerintah daerah Kurdi untuk mendirikan lebih banyak lagi tenda karena kita tidak menyadari berapa banyak orang yang akan datang ke sini,” tambah Obaid.

Beberapa pendatang baru bersyukur atas bantuan kecil yang mereka terima, “Kami datang ke sini dua hari yang lalu. Mereka memberi kami tempat tinggal dan memberikan kita makanan dan air. Situasi ini lebih baik daripada hidup di luar kamp. Kami hidup di bawah pemerintahan ISIS selama hampir dua tahun dan hampir tidak punya apapun untuk dimakan. Terima kasih Tuhan, lebih baik di sini,” kata seorang pria pengungsi setengah baya.

Ratusan keluarga Irak terus melarikan diri dari selatan Mosul. Sementara tentara dan pejuang dari unit Mobilisasi Populer mengambil posisi di sekitar kota, yang terletak sekitar 400 kilometer (250 mil) utara ibukota, Baghdad.

Hisham al-Hashimi, seorang konsultan pemerintah Baghdad pada kampanye anti-Daesh, mengatakan operasi pembebasan Mosul dijadwalkan berakhir pada bulan September.

Menteri Pertahanan Khalid al-Obeidi baru-baru ini mengatakan bahwa komandan tinggi ISIS dan keluarga mereka telah menjual barang-barang mereka dan melarikan diri dari Mosul, sejak pasukan Irak mendekati kota.

Mosul jatuh ke tangan teroris Takfiri pada bulan Juni 2014, ketika mereka mulai melakukan serangan besar-besaran di Irak. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment