Kapolri Memerintahkan Untuk Awasi Peredaran Narkoba di Perbatasan

VOA-ISLAMNEWS.COM, Pontianak -Kapolda Kalbar Irjen Musyafak diperintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait di sejumlah perbatasan, mulai dari BNN, Bea Cukai dan Imigrasi serta TNI. Koordinasi itu untuk memperketat kawasan perbatasan yang selama ini rawan terjadi penyelundupan narkoba.

“Saya sudah koordinasikan dengan Kapolda Kalbar. Semua titik-titiknya, saya kira Pak Kapolda sudah paham,” kata Tito usai melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Barat, Senin (6/3/2017).

Sedianya, ada empat kabupaten di Kalbar yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. Tak sedikit petugas kepolisian, Bea Cukai, TNI maupun BNN mengungkap kasus penyelundupan narkoba melalui jalur perbatasan resmi maupun jalan tikus.

Tentunya, lanjut jenderal polisi bintang empat ini, untuk memperketat jalur-jalur perbatasan maupun tikus yang rawan dilalui pelaku penyelundupan juga perlu bantuan dan kerjasama dengan TNI AD.

“Pasukan perbatasan Kodam (XII Tanjungpura) juga cukup banyak,” ujarnya.

Selain memperketat pengawasan, lanjut Tito, juga diperlukan penindakan tegas. “Terutama pada bandarnya. Apalagi kalau mereka melawan, jangan segan-segan untuk tindak tegas,” pungkasnya. (VOAI/okezone)

Related posts

Leave a Comment