Kebaktian “Misa” Pertama Umat Kristiani Mosul Setelah Kotanya Dibebaskan dari ISIS

misa-kristiani-mosul

Selasa, 1 November 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, MOSUL – Kebaktian telah diadakan untuk pertama kalinya setelah dua tahun kota utama Kristen Irak yang dikuasai oleh ISIS, baru-baru ini dibebaskan oleh pasukan pemerintah.

Kota Qaraqosh dibebaskan dari cengkeraman teroris Daesh/ISIS sebagai bagian dari serangan besar untuk membebaskan Mosul, benteng terakhir para teroris Takfiri di Irak.

a482fa62-eb20-4e8f-8aa0-a6008bd45d8

“Hari ini Qaraqosh bebas dari Daesh,” kata Uskup Agung Katolik Mosul Butrus Moshe pada hari Minggu.

Lonceng gereja bisa didengar di seluruh kota untuk pertama kalinya sejak Daesh merebut Mosul dan mengeluarkan ultimatum kepada penduduk Kristen untuk membayar pajak, masuk Islam, atau dieksekusi.

“Peran kami hari ini adalah menghapus semua sisa-sisa Daesh,” kata uskup agung itu. “Ini termasuk menghapus hasutan, pemisahan dan konflik,” tambah Moshe, yang lahir di Qaraqosh.

b4f3416b-731b-469b-8ec8-9f1b55c6c7e

“Politik dan perselisihan sektarian, memisahkan antara satu orang dan lainnya, antara penguasa dan pengikut, mentalitas ini harus kembali diubah,” tambahnya.

“Kami tidak punya pilihan lain tetapi untuk mengkonversi atau menjadi budak. Kami melarikan diri untuk melestarikan iman kita. Sekarang kita membutuhkan perlindungan internasional,” kata Pastor Majeed Hazem.

“Saya tidak bisa menggambarkan apa yang saya rasakan. Ini tanah saya, gereja saya,” kata Samer Shabaoun, seorang tentara Irak yang terlibat dalam operasi untuk merebut kembali kota itu.

e047fea7-9e7e-48e9-bb3a-607129894a8

“Mereka menggunakan segala sesuatu melawan kami. Mereka menembaki kami, mereka mengirim bom mobil, penyerang bunuh diri, meskipun demikian, kami akhirnya berada di sini,” tambahnya.

Ada laporan bahwa sekitar 50.000 pasukan darat Irak terlibat dalam serangan Mosul, termasuk 30.000 tentara angkatan darat, 10.000 pasukan Peshmerga Kurdi dan sisanya 10.000 dari polisi dan Unit Mobilisasi Populer. (VOAI)
Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment