Kepolisian Bangladesh Ringkus 4 Ekstremis Terkait Pembunuhan Pria Jepang

rangpur-arrest

Senin, 07 November 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, DHAKKA – Pihak Kepolisian Bangladesh pada hari Minggu (06/11), telah menangkap empat ekstrimis Islam, termasuk dua orang yang terkait dengan pembunuhan seorang pria Jepang satu tahun yang lalu, dalam serangan di tempat persembunyian mereka di sebuah tempat yang tersembunyi. (Baca juga: Islam Sejati Versus Wahabisme)

Reuters melaporkan pada Minggu (06/11) bahwa menurut polisi, para militan Jama’atul Mujahideen Bangladesh (JMB) itu melemparkan bom buatan dan melukai tiga polisi sebelum akhirnya mereka berhasil ditangkap. Senjata, bahan peledak dan senjata lainnya ditemukan di lokasi kejadian.

Penangkapan itu dilakukan di sekitar 300 km (186 mil) sebelah utara dari Dhaka di distrik Rangpur, di mana Kunio Hoshi, ilmuwan Jepang berusia 65 tahun, tewas saat bekerja pada sebuah proyek pertanian di negara miskin yang sebagian besarnya adalah warga Muslim itu. (Baca juga: Kenapa Semua Serangan Bom Bunuh Diri Pelakunya Wahabi?)

Mizanur Rahman, seorang inspektur polisi di Rangpur, mengatakan kepada wartawan bahwa dua orang yang ditangkap, telah membantu melatih para militan yang membunuh Hoshi. Dua pria lain yang ditangkap, Ashraful Islam dan Al Amin, adalah aktivis JMB, katanya.

Pada bulan Juli, polisi mengajukan tuduhan terhadap delapan anggota JMB, termasuk pemimpin kelompok Saddam Hossain dan Masud Rana, yang dikatakan terlibat dalam pembunuhan Hoshi ini.

Sempalan kelompok JMB, berafiliasi dengan ISIS, mengklaim bertanggung jawab atas serangan di bulan Juli di sebuah restoran di lingkungan kelas atas dari Dhaka yang menewaskan 22 orang, dan sebagian besar orang asing. Dua polisi dan lima orang bersenjata juga tewas dalam baku tembak di restoran tersebut. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment