Ketua Dewan Mufti Rusia Bantah Negaranya Memusuhi Islam dan Muslimin

Mufti-Rusia

VOA-ISLAMNEWS.COM, RUSIA – Para kelompok teroris dan barat membuat citra yang buruk tentang Rusia karena ikut perangi ISIS di Suriah, kelompok khilafah dan barat menyebarkan propaganda bahwa Rusia memusuhi Islam dan Muslimin, namun kenyataannya sebaliknya, Rusia benteng rakyat muslim Suriah dari kejahatan kelompok radikal dan ekstrimis yang mengatasnamakan Islam, kenyataannya teroris bukan Islam dan bukan orang Islam.

Hal ini mendapat jawaban dari Ketua Dewan Mufti Rusia Ravil Gaynutdin membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa negaranya adalah “musuh nomor satu” Islam dan muslim. (Baca: Rusia Janji Bantu Negara-Negara Islam Atasi Krisis)

“Sementara kebebasan beragama dibatasi di Eropa, Rusia -sebaliknya- membuat langkah-langkah konstruktif untuk melindungi hak-hak dan perasaan umat beragama,” kata Gaynutdin, seperti yang dikutip RT.

“Pemimpin Rusia telah berulang kali menggarisbawahi bahwa jutaan muslim Rusia adalah bagian dari dunia Islam,” kata Gaynutdin, seperti yang dikutip Interfax. Menurut Gaynutdin, hal tersebut dibuktikan dengan kebangkitan Islam di Rusia secara besar-besaran selama dua dekade terakhir.

Gaynutdin yang juga menjabat sebagai ketua Majelis Ulama Rusia menekankan, organisasi-organisasi muslim di Rusia justru mendapatkan dukungan yang sangat besar dari negara, seperti dalam pembangunan institusi pendidikan Islam atau pembiayaan proyek-proyek yang dijalankan komunitas muslim. (Baca: Dewan Mufti Rusia: Barat Jelas Ingin Kacaukan Stabilitas Asia, Timur Tengah)

“Setiap tahun, puluhan masjid, madrasah, pusat kebudayaan Islam, dan universitas telah dibangun dan dibuka di Rusia,” kata sang mufti menjelaskan. “Saya yakin, ungkapan permusuhan (Rusia) terhadap Islam tidak mencerminkan realitas”.

Meskipun di satu sisi sang mufti mengakui adanya berbagai tantangan serius, ia meyakini bahwa bagaimanapun semua itu merupakan bagian tak terelakkan dari pembentukan lembaga-lembaga demokrasi di negara yang pernah hidup “di bawah tekanan totaliter” selama 70 tahun. (Baca: MANTAP! Indonesia-Rusia Sepakati Pertukaran Data Intelijen Hadapi Terorisme)

Saat ini, Rusia adalah rumah bagi lebih dari 20 juta umat Islam. Islam adalah agama terbesar kedua di Rusia setelah Kristen Ortodoks. Di Moskow, komunitas Muslim diperkirakan berjumlah sekitar dua juta orang. Dalam 20 tahun terakhir, menurut wakil kepala Dewan Mufti Rusia, lebih dari delapan ribu masjid dan sekolah Islam telah dibangun di Rusia. (VOAI)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment