Laskar Ahlissunnah Malang Grebek Ustad Wahabi : Video

fpu-malang

VOA-ISLAMNEWS.COM, MALANG – Beberapa minggu sebelumnya para dai Radikal (berideologi Wahabi) ditolak oleh Banser dan Ansor di beberapa daerah antara lain di Pamekasan, Gresik, Mojokerto, Situbondo, Surabaya, Lamongan, karena ceramah-ceramah mereka penuh dengan ujaran kebencian dan dan suka mengkafir-kafirkan kelompok lain yang beda madzhab, dan khususnya suka menyalahkan Aswaja.

Kemarin Forum Peduli Umat( FPU) Kota Malang mendesak agar Pemkot, Kepolisian melarang tokoh-tokoh Wahabi se-Malang Raya untuk menyampaikan ajaran Filafiah.

Tuntutan itu disampaikan FPU saat menghadiri acara mediasi yang dilakukan di ruang sidang Balai Kota Malang. Prof. Sholahudin, ketua Forum Peduli Umat menyatakan tuntutan ini sangat perlu dilakukan agar di masyarakat tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. (Baca: Ribuan Warga Pamekasan Tolak Ceramah Gembong Wahabi Syafiq Riza Basalamah)

“Kita juga meminta agar Ustad Agus Hasan Bashori meminta maaf secara terbuka di media sosial yang dia tulis ,” ujar Prof Sholahudin, Jumat (23/9/2016).

Dalam pertemuan yang dipimpin langsung Walikota Malang, Sutiaji ini FPU juga mendesak agar aparat kepolisian dan TNI menindak tegas segala ajaran sejumlah ulama Wahabi di Malang Raya. (Baca: GP Ansor dan Banser Lamongan Tolak Kedatangan Dai Radikal Khalid Basalamah :Video)

Menghadapi tudingan ini, Ustad Agus Hasan Bashori membantah tudingan yang dialamatkan kepadanya. “Demi Allah saya tidak punya maksud untuk menghina, menyudutkan ulama seperti yang ditulisnya di medsos Muzaik Islam”ujar Ustad Agus Hasan Bashori.

Tentu saja mediasi yang semula berjalan aman sedikit memanas, beruntung Wakil Walikota Malang Sutiaji angkat bicara. “Untuk menyelesaikan kasus ini perlu ada wadah yang membidangi, Pemkot Malang hanya bisa memfasilitasi dan berusaha untuk menciptakan ketenangan bagi kota Malang”, ujarnya.

Sementara itu sejumlah simpatisan yang mengaku dari laskar ahlisunnah waljamaah melakukan aksi demo di dalam lobby Balai Kota Malang. Massa yang mengaku santri dari beberapa ponpes di Kota Malang ini meminta agar ajaran wahabi diusir dari kota Malang.

“Usir Wahabi dari kota Malang,”teriak salah satu pendemo. (Baca: Denny Siregar Bongkar Kampanye Pembodohan Ala Saudi dan Wahabi)

Tentu saja untuk meredam demo ini, Sutiaji, Wakil walikota Malang menemui massa pendemo, Menariknya Sutiaji, sempat menantang massa pendemo yang lakukan propokasi. “Siapa itu, ayo berhadapan dengan saya,” ujarnya.

Massapun kembali tenang, dalam penjelasannya,Sutiaji menyampaikan tuntutan FPU tentu saja pernyataan Sutiaji ini langsung disambut teriakan takbir. Sementara itu,Ustad Agus Hasan Bashori terpaksa mendapat pengamaan ketat dari sejumlah ulama Aswaja untuk keluar dari Balaikota. (Baca: Syaikh Al-Azhar Beberkan Sejarah Tragedi Wahabi Saudi Bantai 30 ribu Jamaah Haji: Video)

“Jangan ada yang menyentuh,” teriak salah satu ulama yang mengamankannya beserta aparat kepolisan dan Satpol PP.

Silahkan tonton Videonya https://youtu.be/uI2RVrgkRck (Voai)

Sumber: Salafynews.com

Related posts

Leave a Comment