Mantan Jendral Era Saddam Ditunjuk Sebagai Menteri Perang Baru ISIS

13950519000986_photoi.jpg

Rabu, 28 September 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, BAGHDAD – Seorang komandan senior pasukan rakyat Irak mengungkap pada hari Selasa (27/09) bahwa ISIS telah menunjuk seorang komandan militer di era Saddam sebagai ‘menteri perang baru’ untuk menggantikan mantan menteri perang yang terkenal dari kelompok teror ini, Abu Omar al-Shishani, yang tewas pada awal musim panas lalu. (Baca juga: Hillary Clinton, Idola Baru Raja-raja Arab)

“Para pemimpin ISIS dalam pertemuan yang diadakan di sekitar provinsi Anbar Irak telah memilih mantan pejabat senior Tentara Irak, Yasin al-Muadhidi, yang dijuluki Abu Taha, sebagai menteri perang baru kelompok teror itu,” ungkap Kolonel Nazem al-Chuqaifi, Komandan Senior Angkatan Mobilisasi Populer Irak, yang dikenal sebagai Hashd al-Sha’abi, Selasa (27/09) sebagaimana dikutip FNA.

Abu Taha adalah salah satu komandan paling senior dan emir dalam hierarki kelompok teroris ISIS, dan telah berjuang dengan kelompok tersebut, setelah berjanji setia kepada kelompok sekitar lima tahun yang lalu. (Baca juga: Mantan Imam Masjid Riyadh: Dubes Saudi di Irak adalah Penolong ISIS)

Data intelijen tentang menteri baru ISIS menunjukkan bahwa ia adalah salah satu petugas yang paling menonjol dalam kemiliteran Irak masa Saddam Hussein dengan peringkat sebagai letnan jenderal pada tahun 2003. Pasukan militer Irak itu dibubarkan setelah jatuhnya mantan diktator Irak Saddam Hussein.

Menteri perang baru ISIS ini sebelumnya juga sudah memiliki jabatan penting, termasuk komandan pasukan khusus di Angkatan Darat Saddam dan juga jabatan di beberapa posisi keamanan tingkat tinggi serta militer.

Pada bulan Juli, kelompok teroris ISIS akhirnya mengakui bahwa militan pembunuh berjenggot merah yang dikenal sebagai Abu Omar al-Shishani, telah tewas. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment