Masa Tiga Bulan Darurat Negara Turki Diperpanjang Menjadi Satu Tahun

alalam_636107788156466980_25f_4x3-e1475184058594.jpg

Jum’at, 30 September 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, ANKARA – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan telah menyarankan kemungkinan perpanjangan masa tiga bulan darurat negara yang semula diumumkan menyusul kudeta militer 15 Juli lalu, untuk masa selama lebih dari setahun. Ia menekankan bahwa langkah tersebut akan bermanfaat bagi negara.

“Ini akan menjadi keuntungan bagi Turki untuk memperpanjang keadaan darurat selama tiga bulan,” kata Recep Tayyip Erdogan dalam pidato kepada sekelompok administrator provinsi di istana presiden di ibukota, Ankara, Kamis (29/09). (Baca juga:Erdogan Umumkan Negara Dalam Kondisi Darurat Selama 3 Bulan)

Keputusan memperpanjang masa darurat tersebut dikecam oleh sejumlah kalangan yang menilai hal itu merugikan perekonomian Turki yang terus melemah semenjak diguncang kudeta.

Keputusan Erdogan memperpanjang status keadaan darurat itu mendapat penentangan dari beberapa kelompok HAM maupun anggota parlemen Turki serta politisi lainnya. (Baca juga:Erdogan; Turki Memasuki Era Baru Pasca Kudeta Militer)

Pemimpin partai oposisi Kemal Kilicdaroglu mengatakan, penetapan status darurat hanya boleh digunakan untuk membuat negara kembali normal, bukan untuk menangkapi orang-orang yang tak bersalah.

Saat berbicara di Dewan Keamanan Nasional setelah mengumumkan masa perpanjangan darurat, Erdogan mengatakan, penetapan status tersebut sangat penting karena akan mempermudah upaya Ankara memerangi terorisme. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment