MENGERIKAN!!! Video Bom Bunuh Diri di Gedung Pengadilan Damaskus

Jum’at, 17 Maret 2017

VOA-ISLAMNEWS.COM, DAMASKUS – Kecaman terus mengalir atas serangan berdarah yang melanda ibukota Suriah, Damaskus. Kementerian Luar Negeri Suriah menyerukan masyarakat global untuk bersatu melawan kelompok-kelompok teror dan pendukung mereka.

Sedikitnya 31 orang tewas dan lebih dari 100 orang lainnya luka-luka dalam ledakan bom kembar di Palace of Justice di Damaskus dan restoran terdekat. Para korban termasuk hakim pengadilan, pengacara, karyawan dan warga sipil yang tidak bersalah.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengirim surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Dewan Keamanan, mendesak badan dunia untuk mengecam tindakan “keji” dan “kriminal” tersebut.

Surat itu lebih lanjut mengatakan serangan itu merupakan reaksi atas kemajuan tentara Suriah dalam melawan teroris Takfiri di medan perang, dan menyerukan badan dunia untuk “mengutuk serangan-serangan teroris pengecut dan mengungkap pelaku serta negara yang berdiri di belakang para teroris.”

“Serangan bertujuan untuk meningkatkan penderitaan rakyat Suriah dan menghalangi upaya yang bertujuan untuk [mengakhiri] krisis di Suriah,” kata Kementerian Luar Negeri.

Surat itu juga menyatakan serangan teror datang pada saat pemerintah Suriah terlibat dalam perundingan damai dengan kelompok oposisi dalam upaya untuk menemukan solusi atas krisis yang mencengkeram Suriah sejak Maret 2011.

Di antara yang pertama mengutuk serangan bom pada hari Rabu (16/03/2017) adalah Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura, yang mengatakan kejahatan seperti itu jelas dilakukan dengan maksud merusak “upaya untuk mempertahankan pembicaraan politik.”

“Utusan khusus PBB menyerukan untuk segera mengakhiri semua serangan terhadap warga sipil dari setiap tanah di Suriah, dan menegaskan kembali seruannya untuk menghormati gencatan senjata, yang sedang dinodai oleh pelanggaran di lapangan,” ujarnya. [Voai]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment