Menlu Jerman Bantah Tuduhan Turki Pihaknya Dukung Terorisme

Berlin/ ARCHIV: Der Vorsitzende der SPD-Fraktion im Bundestag, Frank-Walter Steinmeier, spricht in Berlin auf einer Pressekonferenz (Foto vom 18.07.11). Steinmeier greift die Energiepolitik der Bundesregierung an. Der Ausstieg aus der Atomenergie und der Umstieg auf erneuerbare Energietraeger seien ein Desaster, sagte Steinmeier dem "Hamburger Abendblatt" (Montagsausgabe vom 30.04.12). "Das Ausstiegskonzept wurde mit heisser Nadel strickt, der Netzausbau kommt nicht in Gang und die Integration der erneuerbaren Energien misslingt", sagte er. (zu dapd-Text)
Foto: Axel Schmidt/dapd

Rabu, 9 November 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, BERLIN – Menteri Luar Negeri Jerman, Frank-Walter Steinmeier, menolak klaim rekan Turkinya yang menuduh Berlin mendukung “kelompok-kelompok teroris” anti-Ankara.

Steinmeier mengatakan pada hari Selasa bahwa kelompok-kelompok seperti Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dilarang di Jerman. (Baca juga:Terungkap! Beberapa Kelompok Ekstrem Terafiliasi Ku Klux Klan Aktif di Jerman)

“PKK dan partai-partai ekstremis lainnya dilarang sebagai kelompok teroris di sini. Mereka dituntut secara pidana,” kata menteri luar negeri Jerman, menambahkan, “Itu sebabnya saya tidak bisa mengerti komentar yang dibuat tentang Jerman hari ini di Turki.”

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada hari Selasa kemarin menuduh Jerman menjadi negara yang menawarkan dukungan tingkat tertinggi kepada kelompok sayap kiri militan Front Partai Pembebasan Rakyat Revolusioner, yang juga dikenal sebagai DHKP-C, dan PKK, yang telah melancarkan serangan bersenjata melawan Turki. (Baca juga:20 Teroris Takfiri Menyusup ke Satuan Khusus Tentara Jerman)

Pada hari Senin, masyarakat Kurdi yang tinggal di Jerman berkumpul di depan gedung parlemen di ibukota Berlin, untuk memprotes kebijakan “supresif” Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan serta hubungan pemerintah Jerman dengan Ankara. (Voai)
Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment