Menlu Rusia: Semua Organisasi Teroris Harus Dihapus dari Suriah

lavrov1.jpg

Sabtu, 24 September 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, NEW YORK – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan perlunya mewujudkan permintaan Dewan Keamanan untuk memisahkan “oposisi moderat” dari teroris, dan bahwa tanggung jawab untuk melakukan hal ini terletak pada Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Dalam pidato di Majelis Umum PBB pada hari Jumat (23/09), Lavrov menegaskan bahwa situasi di Suriah tidak dapat diselesaikan tanpa menghilangkan ISIS, Jabhat al-Nusra, dan organisasi teror lain yang bergabung dengan mereka, menegaskan bahwa mengadakan pembicaraan intra-Suriah tanpa prasyarat tidak bisa lagi ditunda, dan setiap upaya oleh kelompok “oposisi eksternal” untuk menunda hal itu akan membawa dampak negatif pada upaya penyelesaian.

Lavrov juga mengatakan bahwa ada upaya untuk melindungi Jabhat al-Nusra dari serangan udara, dan hal ini merupakan pelanggaran terang-terangan dari resolusi Dewan Keamanan, menekankan dibutuhkannya penyelidikan yang obyektif mengenai insiden yang terjadi di Deir Ezzor dan Aleppo.

Dalam laporan yang relevan, Sekretaris Negara AS John Kerry mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah pertemuannya dengan Lavrov bahwa hanya ada kemajuan yang sangat terbatas yang berhasil dicapai dalam menyelesaikan perbedaan antara AS dan Rusia pada krisis di Suriah.

Sementara itu, Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, mendesak Rusia dan Amerika Serikat untuk merancang formula yang cocok untuk menerapkan kesepakatan antara mereka di Suriah secepat mungkin, menekankan bahwa ia akan melakukan yang terbaik untuk meluncurkan kembali upaya perjanjian.

Ketika ditanya tentang kemungkinan tanggal untuk melanjutkan dialog intra-Suriah di Jenewa, de Mistura mengatakan bahwa pembicaraan seharusnya tidak ditunda hingga akhir Oktober. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment