Militan Moderat Serang Aleppo dengan Gas Beracun, Rusia Kecam AS

8cee86fe-9559-4977-8707-491846e0711a.jpg

Sabtu, 06 Agustus 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, ALEPPO – Moskow mengatakan pihaknya telah memperingatkan Washington tentang penggunaan gas beracun oleh kelompok militan “moderat” yang didukung AS, serangan hari Selasa menewaskan tujuh orang dan melukai lebih dari 20 lainnya di Aleppo.

Pada hari Rabu, Letnan Jenderal Sergey Chvarkov, direktur Rekonsiliasi Pusat Rusia di Suriah, mengatakan informasi itu diberikan ke AS pada hari Senin, sehari sebelum serangan terjadi.

Kementerian Pertahanan Rusia juga menegaskan bahwa serangan di Aleppo diluncurkan oleh kelompok teroris Takfiri. [Baca; Serangan Bom Racun Rezim Assad HOAX]

“Pada 2 Agustus 2016 pukul 19 jam 05 menit militan dari kelompok Nour al-Din al-Zenki, yang dianggap oleh Washington sebagai ‘oposisi moderat’, meluncurkan gas beracun dari distrik Sukkari menuju bagian timur Aleppo,” membaca pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia.

Moskow telah lama bersikeras bahwa dukungan AS yang disebut sebagai kelompok oposisi moderat di Suriah harus meninggalkan daerah yang dikendalikan oleh teroris. Washington mengklaim tidak dapat menghapus kelompok oposisi. [Baca; Amnesty Internasional; Teroris Gunakan Senjata Kimia di Aleppo]

Laporan jelas bahwa gas beracun ditembakkan dari daerah yang dikendalikan militan dukungan AS menuju daerah perumahan penduduk.

Menurut laporan, gas yang digunakan dalam serangan itu adalah klorin yang sangat beracun dan menyebabkan masalah pernapasan dan kehilangan kesadaran pada mereka yang terkena atau menghirupnya.

Pada tanggal 7 April, 23 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya menderita kesulitan bernapas saat teroris ISIS melakukan serangan kimia terhadap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di lingkungan Sheikh Maqsood, Aleppo. [VOAI]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment