Militer Lebanon Ringkus 10 Militan ISIS Beserta Komandan Seniornya

سرکرده داعشی در لبنان دستگیر شد

Sabtu, 26 November 2016,

VOA-ISLAMNEWS.COM, LEBANON – Pasukan militer Lebanon berhasil menangkap komandan senior dari kelompok teroris Takfiri ISIS bersama dengan 10 militan lainnya, selama operasi sapu bersih di kota timur laut Arsal di perbatasan Suriah.

Tentara Lebanon melakukan serangan di pinggiran kota Wadi al-Araneb, yang terletak sekitar 124 kilometer dari ibukota Beirut, pada Jumat pagi, posisi Daesh/ISIS berdebar dan menimbulkan kerugian besar pada jajaran teroris. (Baca juga: Jet Tempur Rusia Mulai Hajar ISIS di Lebanon)

Tentara Lebanon kemudian mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa tentara yang terlibat dalam bentrokan sengit dengan militan menyerbu pos terakhir. Seorang komandan senior Daesh, yang diidentifikasi sebagai Ahmad Youssef Ammoun, tapi lebih dikenal dengan al-Sheikh, terluka kritis selama operasi. Ia dipindahkan ke rumah sakit terdekat dengan helikopter militer.

Pernyataan itu menambahkan bahwa 10 teroris lainnya juga ditangkap, dan sejumlah besar amunisi dan beberapa sabuk peledak disita.

Tentara Lebanon lebih lanjut menyatakan bahwa Ammoun dicari karena terkait dengan rangkaian kasus bom mobil di beberapa daerah di Lebanon, termasuk lingkungan selatan Beirut. Ammoun juga “terlibat dalam menyerang pos militer pada bulan Agustus 2014 dan membunuh warga, tentara dan polisi atas tuduhan berkomunikasi dengan pasukan keamanan [Lebanon],” bunyi pernyataan militer. (Baca juga: Nasrallah: Mempertahankan Aleppo Berarti Mempertahankan Lebanon, Suriah dan Irak)

Presiden Michel Aoun kemudian memuji operasi militer, dan menekankan bahwa serangan tersebut “menjamin stabilitas dan menangkal rencana teror.”

Pada tanggal 9 Oktober, pasukan keamanan Lebanon menemukan mayat seorang komandan Daesh, yang diidentifikasi sebagai Abu Bakr al-Raqqawi, di distrik Wadi Aata, pegunungan Arsal.

Raqqawi konon dibalik pembunuhan seorang perwira polisi, yang diidentifikasi sebagai Sersan Mayor Zaher Ezzedine, pada Januari lalu. (VOAI)
Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment