Nama Barrack Obama Dipakai Sebagai Sebutan parasit Cacing Pipih Jenis Terbaru

barack-obama

Sabtu, 10 September 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, WASHINGTON DC – Presiden AS Barack Obama tidak hanya akan meninggalkan jejak sejarah sebagai pemimpin pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, tetapi juga akan dikenang sebagai orang yang namanya dipakai sebagai nama parasit cacing pipih yang telah dikaitkan dengan sekitar 200.000 kematian setiap tahunnya.

Menurut laporan Agustus di Journal Parasitologi sebagaimana dikutip Sputnik pada Jum’at (09/09), parasit yang dinamakan Baracktrema obamai itu ditemukan di Malaysia. Cacing pipih ini adalah spesies baru cacing pipih. Itu adalah penemuan pertama dari jenisnya setelah beberapa dekade.

B. obamai tampak seperti benang dan hidup di paru-paru dari kura-kura rawa hitam serta penyu kotak Asia tenggara. Cacing ini diyakini masih satu keluarga dari cacing pipih yang memicu schistosomiasis, penyakit mematikan yang menurut data Organisasi Kesehatan Dunia telah membunuh antara 20.000 dan 200.000 orang setiap tahun.

Parasit B. obamai bisa masuk ke sistem peredaran darah kura-kura, meletakkan puluhan telur dalam pembuluh darah kecil di paru-paru. Menurut penelitian, puluhan hingga ratusan telur telah ditemukan di paru-paru alveoli penyu, meskipun masih belum ditentukan bagaimana telur-telur itu nantinya bisa berada di luar.

Cacing pipih mematikan diberi nama sebagaimana nama Presiden AS oleh parasitologist yang menemukan spesies itu.

Thomas R. Platt, ilmuwan yang telah menghabiskan puluhan tahun untuk meneliti virus penyu itu, mengaku masih keluarga jauh dari Presiden Obama. Ilmuwan itu bahwa nenek moyang mereka, seorang pria bernama, George Frederick Toot, hidup di akhir abad ke-18.

“Ini adalah komponen unik dari keanekaragaman kehidupan di planet ini,” katanya kepada LA Times, mengomentari spesies hak penamaan untuk anak cucu. “Siapa pun harus mempertimbangkan hal itu sebagai suatu kehormatan,” katanya. (VOAI)

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment