NRC; Yaman Diambang Bencana Kemanusiaan Pasca Diserang Saudi Lebih Dari 500 Hari

bencana_kemanusian_di_yaman.jpg

Selasa, 9 Agustus 2016

VOA-ISLAMNEWS.COM, YAMAN – Sebuah Badan pengungsi terkemuka telah memperingatkan bahwa Yaman akan menghadapi bencana kemanusiaan yang tak terhindarkan setelah lebih dari 500 hari serangan udara Arab Saudi.

Sekitar 80 persen dari penduduk Yaman – membutuhkan bantuan mendesak, kata Norwegia Dewan Pengungsi (NRC) dalam sebuah laporan pada hari Senin.

Kelompok kemanusiaan yang berbasis di Oslo mencatat bahwa sekitar 20 juta warga Yaman tidak memiliki akses ke air bersih dan lebih dari 14 juta memiliki akses terhadap layanan kesehatan.

Ia menambahkan bahwa tujuh juta orang di negara tersebut “sangat rawan pangan” dan sanksi yang dikenakan pada Yaman oleh Arab Saudi telah “melumpuhkan” perekonomian Yaman.

Sekitar 10.000 orang telah tewas sejak agresi Saudi dimulai pada akhir Maret 2015. Yaman mengatakan sebagian besar korban dalam serangan udara Arab adalah warga sipil. Serangan Riyadh ditujukan untuk mengembalikan kekuasaan mantan Presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, sekutu dekat Riyadh.

“Waktu hampir habis sebelum bencana yang tak terhindarkan datang” kata Sekjen NRC, Jan Egeland.

Direktur kelompok Yaman, Syma Jamil, mencatat bahwa “situasi di Yaman terus memburuk dan sekarang tidak lagi bisa dipertahankan. Yaman tidak akan mampu mengatasinya lebih lama lagi.”

“Meskipun angka korban akibat konflik berdarah ini sangat mengejutkan, penguasa negara-negara Arab, badan dunia, dan negara-negara di dunia telah menutup mata atas krisis ini,” tambahnya. [VOAI]

Sumber: Arrahmahnews.com

Related posts

Leave a Comment